Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Yunus Wonda Tiadakan Festival Danau Sentani Tahun Ini

Rohana Wenggi • Rabu, 11 Juni 2025 | 16:54 WIB

 

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, saat diwawancara di Kantor Bupati Jayapura pada Senin, 9 Juni 2025.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, saat diwawancara di Kantor Bupati Jayapura pada Senin, 9 Juni 2025.


CEPOSONLINE.COM, SENTANI -
Festival Danau Sentani (FDS) 2025 resmi ditiadakan.

Hal ini dikonfirmasi Bupati Jayapura, Yunus Wonda, Senin 9 Juni 2025.

Padahal, FDS merupakan agenda pariwisata tingkat nasional yang digelar setiap tahunnya.

FDS sendiri sudah masuk kalender pariwisata nasional yang dalam pelaksanaannya kerap dihadiri Menteri Pariwisata RI.

"Kami sebenarnya sangat antusias untuk pelaksanaan FDS tahun ini."

"Tapi setelah mengecek anggaran yang tertera dalam DPA yaitu Rp 2 miliar, saya rasa tidak cukup untuk pelaksanaan event bergengsi ini," kata Yunus Wonda kepada Cenderawasih Pos, Senin, 9 Juni 2025.

Tak ayal, dengan mempertimbangkan kondisi anggaran tersebut, Yunus Wonda membatalkan pelaksanaan FDS 2025.

Menurutnya, FDS bukan sekadar rutinitas yang harus dilaksanakan setiap tahun, dengan konsep yang sama setiap tahunnya.

"FDS harus memiliki konsep menarik, konsep yang berbeda, tahun ini seperti ini, tahun depan berbeda."

"Jangan tiba musim tiba akal."

"Saya tidak suka yang seperti itu, makanya tahun ini kami putuskan untuk tidak dilaksanakan, tetapi akan dilaksanakan di tahun 2026," terangnya.

Baca Juga: Tahun Depan FDS Harus Lebih Dipersiapkan

Yunus Wonda menyebutkan, festival merupakan momentum bagi pemerintah menjual sumber daya alam, pariwisata, dan budaya.

Oleh karenanya tidak bisa dilakukan dengan konsep asal-asalan.

"Buka pagi, kemudian orang datang ramai-ramai besok tutup dan pulang."

"Kita menjual berarti harus dikemas sedemikian rupa, kita harus punya target, bahkan ketika kami tanya dinas terkait, mereka juga tidak memiliki anggaran karena sudah ada recofusing," bebernya.

Demikian, dirinya dan wakil bupati sepakat agar pelaksanaan FDS 2025 tidak dilakukan, melainkan dilaksanakan pada 2026 mendatang.

"Pastinya dengan konsep yang berbeda, yang lebih menarik, dengan kesiapan yang lebih matang, kami ingin kegiatan ini bisa berjalan sampai satu bulan seperti konsep Ekspo Waena pertama kali dilakukan di Jayapura," jelasnya.

Pihaknya akan melibatkan semua distrik, kabupaten tetangga, hingga provinsi tetangga, untuk menempati booth yang disediakan.

"Kami mau ada event yang persis seperti zaman di Ekspo Waena Kota Jayapura, di mana puncaknya baru festival."

"Bahkan sebelum FDS ada juga wisata bahari, kemudian kerja sama dengan Papua Pegunungan agar waktunya disinkronkan dengan Festival Lembah Baliem."

"Sehingga para turis yang datang mereka puas karena tidak satu event yang bisa dinikmati melainkan beberapa event sekaligus," jelasnya.

Lanjutnya, konektivitas ini harus dibangun antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dengan Pemerintah Papua Pegunungan.

Dengan demikian dapat menarik wisatawan sebanyak-banyaknya untuk dapat menikmati beragam festival yang akan diselenggarakan baik di Kabupaten Jayapura hingga ke Festival Lembah Baliem. (*)

Editor : Gratianus Silas
#Yunus Wonda #fds #Ceposonline.com #festival danau sentani #Pemkab Jayapura