Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikira Berkaitan dengan Bansos, Sensus Ekonomi 2026 di Merauke Sempat Ditolak Warga

Y
Penulis: Yulius Sulo❯
Silva Regiriana.(CEPOSONLINE.COM/SULO) 
Silva Regiriana.(CEPOSONLINE.COM/SULO) 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Merauke mengerahkan 248 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Merauke.

Pendataan yang dimulai sejak 15 Juni 2026 itu akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dengan metode door to door guna mendata seluruh aktivitas usaha masyarakat.

Plt Kepala BPS Kabupaten Merauke, Silva Regiriana, mengatakan dari total petugas yang diterjunkan, 245 orang bertugas melakukan pendataan dari rumah ke rumah, sedangkan tiga petugas lainnya terdiri atas dua pegawai organik BPS dan satu tenaga mitra yang khusus mendata perusahaan atau usaha berskala besar.

Advertisement

"Untuk Kabupaten Merauke kami menurunkan 248 petugas. Sebanyak 245 petugas melakukan pendataan rumah ke rumah, sedangkan tiga petugas lainnya khusus mendata usaha-usaha besar," kata Silva Regiriana saat ditemui di kantornya, Rabu (1/7/2026) sore.   

Silva Regiriana mengakui dalam melaksanakan sensus ekonomi tersebut, pihaknya sempat menghadapi penolakan dari warga di salah satu kelurahan di Merauke, yakni Kelurahan Karang Indah.

Penolakan terjadi karena sebagian warga mengira pendataan sensus berkaitan dengan pengurangan bantuan sosial yang mereka terima.

Advertisement

"Kami sempat mendapat penolakan dari seluruh RT di satu kelurahan. Alasannya penolakan karena banyak penerima bansos dari kelurahan tersebut yang tidak lagi menerima bansos dari pemerintah pusat," katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, lanjut dia, pihaknya  mengumpulkan para ketua RT dan RW dan memberikan penjelasan mengenai tujuan Sensus Ekonomi serta perbedaannya dengan pendataan yang berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial.

Setelah mendapat penjelasan, para ketua RT memahami bahwa Sensus Ekonomi bertujuan mengumpulkan data kegiatan ekonomi masyarakat dan tidak menentukan penerima bantuan sosial secara langsung.

"Setelah kami jelaskan, mereka memahami maksud dan tujuan sensus sehingga akhirnya memberikan izin kepada petugas untuk melakukan pendataan," ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Hotspot di Papua Selatan Terus Berkurang, Hujan Mulai Guyur Wilayah Utara

Hotspot di Papua Selatan Terus Berkurang, Hujan Mulai Guyur Wilayah Utara

Jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Provinsi Papua Selatan dalam pemantauan 24 jam terakhir tercatat sekitar 600 titik.

Polres Merauke Dipraperadilan, Maulana Minta Hakim Perintahkan Pembebasannya

Polres Merauke Dipraperadilan, Maulana Minta Hakim Perintahkan Pembebasannya

Penetapan Maulana Puputungan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri, Julia Rizky Ramadiana, diuji melalui

Dinas Perikanan Merauke Bidik Perusahaan Sawit Jadi Pasar Produk Olahan Ikan Lokal

Dinas Perikanan Merauke Bidik Perusahaan Sawit Jadi Pasar Produk Olahan Ikan Lokal

Dinas Perikanan Kabupaten Merauke berupaya membuka akses pasar bagi produk unggulan daerah yang dihasilkan pelaku usaha mikro, kecil dan men

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer