Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cetak Sawah Baru di Merauke Terkendala Penolakan Warga 

Y
Leo Patria Mogot.(CEPOSONLINE.COM/SULO)
Leo Patria Mogot.(CEPOSONLINE.COM/SULO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Program cetak sawah baru di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, masih menghadapi kendala berupa penolakan dari sebagian masyarakat. 

Penolakan tersebut dinilai terjadi karena masih kurangnya pemahaman warga terhadap tujuan, metode pelaksanaan, serta manfaat program.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara administrasi kegiatan cetak sawah di Sota sebenarnya telah memasuki tahap pelaksanaan fisik.

Advertisement

Namun, pekerjaan di lapangan belum dapat berjalan optimal karena masih diperlukan pendekatan dan sosialisasi kepada para pemilik lahan.

"Secara administrasi sebenarnya sudah masuk tahap pelaksanaan fisik. Tetapi karena masih memerlukan pendekatan lagi dengan masyarakat pemilik lahan, maka saat ini masih dilakukan tahap sosialisasi," kata Leo Patria Mogot, di Merauke, Rabu (1/7/2026) .

Ia menegaskan, penolakan yang terjadi bukan disebabkan adanya pemasangan tanda larangan atau aksi penolakan secara terbuka, melainkan karena masih adanya kesalahpahaman masyarakat mengenai program tersebut.

Advertisement

Menurutnya, sosialisasi pada tahap perencanaan, khususnya di wilayah Sota, belum berjalan maksimal sehingga memunculkan berbagai persepsi di masyarakat.

"Kalau saya lihat memang karena kurang sosialisasi. Masyarakat belum memahami tujuan, metode, dan fungsi program ini sehingga ada yang belum menerima atau menolak," katanya.

Dalam program tersebut, pemerintah menargetkan pembukaan sekitar 1.900 hektare sawah baru di wilayah Sota. Lokasi yang dipilih berada di sekitar kawasan kampung dan berada di luar kawasan hutan lindung maupun kawasan konservasi.

Ia memastikan seluruh lokasi telah melalui kajian tata ruang dan regulasi kehutanan sehingga berada pada lahan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) yang diperbolehkan untuk kegiatan pertanian.

Advertisement

Artikel Terkait

Ayah Julia Risky Ramadiana Ditetapkan  Sebagai  Tersangka Pembunuhan Berencana  

Ayah Julia Risky Ramadiana Ditetapkan  Sebagai  Tersangka Pembunuhan Berencana  

Polres Merauke akhirnya menetapkan MRP, ayah dari almarhumah Julia Risky Ramadiana, sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya anak berusia

Kadis Pertanian Akui Kekeringan Berpotensi Terjadi Gagal Panen  

Kadis Pertanian Akui Kekeringan Berpotensi Terjadi Gagal Panen  

Musim kemarau yang melanda Kabupaten Merauke mulai berdampak pada sektor pertanian. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan sejumlah lahan sawah mengalami kekeringan dan berpotensi gagal panen.

Dinilai Tak Becus, Kepsek SD YPPK Kalwa Padua Dicopot

Dinilai Tak Becus, Kepsek SD YPPK Kalwa Padua Dicopot

 Pemerintah Kabupaten Merauke akhirnya mencopot Kepala Sekolah SD YPPK Kalwa, Distrik Padua.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer