Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BREAKING NEWS: Sekda Keerom Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Rp 18,2 Miliar

A
Penulis: Abdel Gamel Naser❯
Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Papua menetapkan Sekda Keerom, Trisiswanda Indra, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Keerom, Papua.
Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Papua menetapkan Sekda Keerom, Trisiswanda Indra, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Keerom, Papua.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Papua menetapkan Sekda Keerom, Trisiswanda Indra, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Keerom, Papua.


Advertisement

Adapun Indra diduga terlibat kasus korupsi dana bansos di Keerom pada APBD tahun anggaran 2018.

Dirkrimsus Polda Papua, Kombes Ade Sapari mengatakan pihaknya telah melakukan upaya hukum penyidikan dan tadi malam tim telah melakukan penahanan.

Selain itu hasil audit BPKP juga telah merilis kerugian Negara tertanggal 5 April 2024 kemarin.

Advertisement

“Kami coba lakukan pemangilan kepada yang bersangkutan (Sekda Keerom) ke Polda Papua dan yang bersangkutan kooperatif.”

“Kami  lakukan periksaan sekitar pukul 20.00 WIT dan menetapkan sebagai tersangka,” kata Ade Sapari di D Sultan, Café, Holtekamp, Senin (15/4/2024).

Advertisement

Proses ini kata Ade akan dilanjutkan hingga 20 hari ke depan.

Dijelaskan bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh tersangka yaitu dugaan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan dana bantuan modal usaha pada mata anggaran bantuan sosial pada masyarakat dan perorangan DPA BPKAD tahun anggaran 2018, yang mengakibatkan kerugian negara berjumlah Rp 18,2 miliar.

 “Jadi angka ini fiktif, tidak ada, kami sudah cek,” beber Ade.

Dan terkait kasus ini dikatakan sudah 18 saksi yang diperiksa dan diperkirakan akan ada penambahan tersangka lainnya.

“Tapi nanti, kami lihat perkembangan penyidikannya seperti apa,” imbuhnya.

Dari perbuatan yang dilakukan, tersangka terancam dijerat dengan pasal 2 ayat 1 atau  pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 yang diubah tahun 2020-2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo pasal 55 ayat 1  ke 1 e KUHP pidana dan pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 tentang pemberantasan tindak pidana pencucian uang. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Ruben Onsu Resmi Tersangka, Bakal Diperiksa Polisi Pekan Depan

Ruben Onsu Resmi Tersangka, Bakal Diperiksa Polisi Pekan Depan

Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Selatan secara resmi telah menetapkan presenter Ruben Onsu sebagai tersangka. Penetapan status hukum

Cek Pencairan BSU Pengganti BLT Kesra, Dana Rp900 Ribu Siap Ditransfer Mulai November 2026

Cek Pencairan BSU Pengganti BLT Kesra, Dana Rp900 Ribu Siap Ditransfer Mulai November 2026

Teka-teki seputar pengucuran dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2026 akhirnya menemui titik terang. 

Ini Ciri-Ciri Kelompok yang Paling Prioritas Dapat Bansos PKH dan BPNT 2026, Siapa Saja 

Ini Ciri-Ciri Kelompok yang Paling Prioritas Dapat Bansos PKH dan BPNT 2026, Siapa Saja 

Setiap kali pemerintah mencairkan program bantuan sosial (bansos), istilah Desil 1 hampir selalu menjadi topik utama yang paling sering

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer