Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Serangan Artileri Israel ke Lebanon, Satu Prajurit TNI Meninggal Dunia

Weny Firmansyah • 2026-03-30 11:26:58

 

Personel TNI AL dari Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL memeluk istri dan anaknya usai turun dari KRI Sultan Iskandar Muda-367 setibanya di Surabaya.
Personel TNI AL dari Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-P/UNIFIL memeluk istri dan anaknya usai turun dari KRI Sultan Iskandar Muda-367 setibanya di Surabaya.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kementerian Pertahanan membenarkan adanya satu personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon yang tewas dan tiga personel lain luka-luka akibat serangan artileri dari Israel, Minggu (29/3/2026).

"Terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu satu orang meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, dan dua luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.

Rico menjelaskan peristiwa itu terjadi lantaran adanya eskalasi konflik yang meningkat di wilayah Lebanon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, eskalasi konflik itu semakin meningkat hingga akhirnya serangan artileri menyasar ke lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan.


"Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri, dan proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL," jelas Rico


Rico memastikan pihak Mabes TNI akan menyampaikan informasi lebih lengkap dan terbaru terkait insiden tersebut. "Untuk perkembangan operasional lebih lanjut akan disampaikan oleh TNI," ucap dia. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#KRI #lebanon #Ceposonline.com #Istael dihina