Lansia Tertembak di Dogiyai, Komnas Perempuan Didesak Ikut Investigasi

CEPOSONLINE.COM,NABIRE-Kasus penembakan terhadap Mama Esther Pigai, seorang perempuan lanjut usia yang tidak terlibat konflik, menjadi sorotan serius dan memicu desakan agar Komnas Perempuan dilibatkan dalam tim investigasi independen guna mengusut tuntas kekerasan di Dogiyai.
Tokoh Intelektual Perempuan Dogiyai, Yusni Iyowau, menegaskan bahwa tim investigasi independen yang dibentuk harus melibatkan berbagai unsur agar proses pengusutan berjalan transparan dan berkeadilan.
Menurutnya, tim tersebut terdiri dari aparat keamanan, lembaga independen, pemerintah, serta elemen masyarakat dan pemuda.
“Tim yang dibentuk harus benar-benar independen, melibatkan aparat keamanan, lembaga independen, pemerintah, serta unsur masyarakat dan pemuda. Sehingga kasus ini bisa ditangani secara objektif,” ujar Yusni Iyowau kepada media usai mengikuti dialog koalisi masyarakat Dogiyai dengan Polda Papua Tengah, Kamis (2/4/2026).
Ia menekankan bahwa tim dari unsur aparat keamanan maupun koalisi hukum harus bekerja secara profesional agar kasus ini dapat diungkap secara terang.



