Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapkan Call Center MBG, Zulkifli Hasan Sebut Tujuannya

Y
Ilustrasi siswa SD menikmati MBG. (GEMINI AI)
Ilustrasi siswa SD menikmati MBG. (GEMINI AI)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan pemerintah tengah menyiapkan layanan pengaduan (call center) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Adapun tujuan dari penyedian layanan call center tersebut untuk menjadi sarana bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai permasalahan di lapangan secara cepat dan langsung.

“Nanti di Badan Gizi Nasional ada call center. Kami juga akan membuat complaint center sehingga pelaksanaan di lapangan bisa ditangani dengan cepat,” ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Advertisement

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan, kehadiran layanan pengaduan ini merupakan bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola program MBG yang kini telah berjalan di 38 provinsi dengan lebih dari 61,6 juta penerima manfaat.

Menurutnya, dengan cakupan program yang sangat besar, dibutuhkan sistem respons cepat agar setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada di ujung desa atau kabupaten ingin mengadu, bisa langsung kita ambil langkah penanganan. Kalau bisa hari ini lapor, hari ini juga bisa diselesaikan,”terangnya.

Advertisement

Selain menyiapkan kanal pengaduan, pemerintah juga terus memperkuat regulasi dan koordinasi lintas lembaga guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal. 

Penyempurnaan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

Perpres tersebut menjadi landasan dalam penataan sistem pengawasan, standar operasional, hingga mekanisme penanganan keluhan masyarakat di lapangan.

“Berdasarkan Perpres 115/2025, kita menyempurnakan aturan agar semua pelaksanaan mengacu pada ketentuan yang berlaku,”jelas Zulhas.

Advertisement

Artikel Terkait

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji hingga Rp8,3 Juta, Ternyata Kontraknya Cuma 2 Tahun

Manajer Kopdes Merah Putih Digaji hingga Rp8,3 Juta, Ternyata Kontraknya Cuma 2 Tahun

Pemerintah menetapkan skema kerja dan besaran gaji bagi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

KSPEAN Papua Selatan Diproyeksikan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia Timur

KSPEAN Papua Selatan Diproyeksikan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia Timur

Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Papua Selatan merupakan proyek strategis nasional yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur. 

Ini Penyebab Dana Operasional SPPG Tak Kunjung Cair

Ini Penyebab Dana Operasional SPPG Tak Kunjung Cair

Badan Gizi Nasional (BGN) melalui akun Instagram reminya menyampaikan penyebab di balik tidak cairnya dana operasional Satuan Pelayanan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer