CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Abraham Aitu (50) yang merupakan satu orang korban tenggelam dan dinyatakan hilang dalam insiden tenggelamnya perahu ketinting di perairan Muara Kali Asue Asmat, Provinsi Papua Selatan, Selasa 13 Januari 2026, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad mendiang Abraham ditemukan pada operasi SAR hari kedua oleh Tim SAR gabungan yang dibantu keluarga korban dan masyarakat setempat, Kamis (15/1/2026) siang.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto menjelaskan, pencarian hari kedua, Tim SAR gabungan melakukan penyisiran dari Distrik Atsj hingga Distrik Aswi serta dilanjutkan hingga Muara Betsbamu.
"Dan pada pukul 13.45 WIT, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, korban selanjutnya dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga korban," kata Wagianto.
"Dengan ditemukannya korban serta selesainya proses evakuasi dan penyerahan korban maka operasi sar pencarian korban tenggelamnya perahu ketinting di perairan kali Asue Asmat diusulkan tutup," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Sebuah perahu ketinting berpenumpang 7 orang dilaporkan tenggelam di perairan Muara Kali Asue Asmat, Provinsi Papua Selatan pada Selasa 13 Januari 2026.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat perahu tersebut dalam pelayaran dari Kampung Sogoni menuju Distrik Astj.
Namun, saat melintas di perairan antara Amanamkai dan Kampung Bipim tepatnya di Muara Kali Asue, perahu tersebut diterjang ombak lalu terseret arus hingga tenggelam.
Kasat Polairud Polres Asmat lalu melaporkan kejadian ini kepada Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat pada Rabu pagi.
Dalam laporannya, 6 orang berhasil selamat dalam kejadian itu setelah berenang dan diselamatkan nelayan setempat. Sedangkan, 1 orang lainnya atas nama Abraham Aitu (50) dinyatakan hilang.
Menerima laporan tersebut, Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat langsung memberangkatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personil rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, TNI AL dan Pol Air Asmat menggunakan Speed Boat 85 menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. (*).
Editor : Elfira Halifa