Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Momen Bersejarah! PSM Makassar Akhiri Kutukan 12 Tahun Tanpa Kemenangan atas Persipura

Yohanes Palen • 2026-03-25 08:06:45

PSM Makassar berhasil mempertahankan puncak klasemen sementara Liga 1, setelah menjungkalkan Persipura Jayapura 5-1 di Stadion Andi Mattlatta, Sabtu 3 Juni 2017.
PSM Makassar berhasil mempertahankan puncak klasemen sementara Liga 1, setelah menjungkalkan Persipura Jayapura 5-1 di Stadion Andi Mattlatta, Sabtu 3 Juni 2017.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Sepak bola kerap menghadirkan cerita-cerita yang membekas di ingatan para pecinta bola tanah air. 

 

Salah satunya adalah ketika sebuah tim mampu mematahkan rekor buruk atau “kutukan” yang telah lama membayangi.

 

Kisah itu datang dari PSM Makassar, yang selama hampir 12 tahun tak pernah meraih kemenangan saat menghadapi Persipura Jayapura. 

 

Catatan tersebut menjadi beban tersendiri setiap kali kedua tim bertemu dalam laga kompetitif.

 

Namun, penantian panjang itu akhirnya berakhir dalam sebuah laga yang tak terlupakan. 

 

Dalam duel klasik yang mempertemukan dua tim besar Indonesia, PSM Makassar sukses menghapus kutukan tersebut dengan cara yang sangat meyakinkan.

 

Momen bersejarah itu terjadi pada laga big match Liga 1 Indonesia musim 2017, saat PSM Makassar menjamu Persipura Jayapura di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu 3 Juni 2017. 

 

Bermain di hadapan publik sendiri, tim berjuluk Juku Eja tampil luar biasa.

 

Alih-alih hanya meraih kemenangan tipis, PSM justru membantai Persipura dengan skor telak 5-1. 

 

Hasil ini di luar dugaan banyak pihak, mengingat dominasi Persipura dalam pertemuan kedua tim selama lebih dari satu dekade sebelumnya.

 

Pertandingan berlangsung panas sejak menit awal. Persipura harus bermain dengan 10 orang setelah Marinus Wanewar menerima kartu merah di menit pertama usai insiden keras di lapangan. 

 

Situasi ini langsung dimanfaatkan PSM untuk menekan sejak awal laga dimulai.

 

Gol pembuka PSM dicetak oleh Reinaldo Elias pada menit ke-7. Keunggulan kemudian digandakan lewat tendangan bebas indah Marc Klok pada menit ke-32. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

 

Memasuki babak kedua, dominasi PSM tak terbendung. Wiljan Pluim menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-55.

 

Tiga menit berselang, Marc Klok kembali mencatatkan namanya di papan skor, membuat kedudukan menjadi 4-0.

 

Tak berhenti di situ, Reinaldo Elias mencetak gol keduanya pada menit ke-64, sekaligus mempertegas dominasi tuan rumah menjadi 5-0. 

 

Persipura hanya mampu membalas satu gol hiburan lewat tendangan keras Addison Alves pada menit ke-70.

 

Laga yang juga disaksikan langsung oleh jurnalis Cenderawasih Pos, Hans Palen, berlangsung penuh emosi dan tensi tinggi.

 

PSM tampil agresif sepanjang pertandingan, sementara Persipura kesulitan mengembangkan permainan akibat kekurangan jumlah pemain.

 

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin bagi PSM Makassar, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan. 

 

Kutukan 12 tahun akhirnya terhapus, dan beban psikologis yang selama ini menghantui PSM Makasar sirna seketika.

 

Di sisi lain, bagi Persipura Jayapura, kekalahan telak ini menjadi pukulan. Saat itu, tim Mutiara Hitam ditangani oleh pelatih Liestiadi, dan hasil buruk ini turut memicu evaluasi di dalam tim.

 

Pertandingan juga diwarnai tensi tinggi di luar permainan. Seusai laga, sempat terjadi keributan kecil antar pemain kedua tim.

 

Selain itu, situasi sempat memanas akibat adanya oknum suporter yang melontarkan kata-kata bernuansa rasis sejak awal pertandingan dimulai.

 

Tentu hal ini sangat disayangkan dan mencederai semangat sportivitas dalam sepak bola.

 

Terlepas dari dinamika tersebut, laga ini tetap dikenang sebagai salah satu momen penting dalam sejarah pertemuan kedua tim.

 

Sebuah titik balik ketika PSM Makassar akhirnya mampu keluar dari bayang-bayang panjang dan menorehkan kisah baru yang membanggakan di kancah sepak bola nasional. (*).

Editor : Yohanes Palen
#psm makassar #stadion mattoangin #persipura