Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Kisah Ironis Angel Alfredo Vera, Dipecat Usai Bawa Persipura Jayapura Juara TSC 2016

Yohanes Palen • 2026-03-22 10:16:53

Angel Alfredo Vera
Angel Alfredo Vera

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kisah perjalanan Angel Alfredo Vera bersama Persipura Jayapura pada musim 2016–2017 menjadi salah satu cerita paling mengejutkan dalam sejarah sepak bola Indonesia. 

 

Bagaimana tidak, pelatih asal Argentina itu sukses mempersembahkan gelar juara bagi Persipura, namun justru harus angkat kaki hanya beberapa bulan setelahnya.

 

Namun, apa yang dialami Angel Alfredo Vera bersama Persipura Jayapura pada musim 2016–2017 menjadi salah satu kisah paling ironis dalam sejarah sepak bola Indonesia.

 

Didatangkan pada Agustus 2016 untuk menggantikan Jafri Sastra, Vera mulai menangani tim tepat pada pekan ke-14 ajang Torabika Soccer Championship 2016. 

 

Saat itu, performa Persipura belum menunjukkan konsistensi dan sempat diragukan mampu bersaing di papan atas.

 

Namun, di tangan pelatih asal Argentina tersebut, Mutiara Hitam justru menjelma menjadi tim yang solid dan sulit dikalahkan.

 

Alfredo Vera sukses meramu kombinasi pemain senior Papua dengan talenta muda, menghadirkan permainan yang disiplin, agresif, dan penuh karakter.

 

Perubahan itu berbuah manis. Persipura tampil konsisten hingga akhirnya keluar sebagai juara Torabika Soccer Championship 2016. 

 

Gelar tersebut sekaligus menegaskan kualitas Alfredo Vera sebagai pelatih yang mampu membawa perubahan signifikan dalam waktu singkat.

 

Tak hanya mempersembahkan trofi, Alfredo Vera juga berjasa mengorbitkan sejumlah pemain muda berbakat seperti Marianus Wanewar, Osvaldo Haay, dan Friska Womsiwor yang kemudian menjadi pilar penting tim.

 

Namun, kejayaan itu tak berlangsung lama. Pada 17 April 2017, hanya beberapa hari sebelum bergulirnya Liga 1 2017, manajemen Persipura secara mengejutkan memutus kontraknya.

 

Keputusan tersebut memicu tanda tanya besar di kalangan publik dan suporter.

 

Pasalnya jarang terjadi seorang pelatih yang baru saja mempersembahkan gelar juara harus mengakhiri kebersamaan dalam waktu singkat. 

 

Posisi Alfredo Vera kemudian digantikan oleh Liestiadi.

 

Usai meninggalkan Persipura, Alfredo Vera melanjutkan kariernya bersama Persebaya Surabaya yang saat itu bermain di Kompetisi Liga 2.

 

Ia juga membawa beberapa pemain Persipura yakni, Fandri Imbiri, Ricky Kayame dan Nerius Alom.

 

Bersama Persebaya, ia kembali membuktikan kapasitasnya dengan membawa tim tersebut menjuarai Liga 2 2017 sekaligus promosi ke Liga 1.

 

Usai membawa Persebaya promosi ke Liga 1, Alfredo Vera mulai mengaet beberapa pemain Persipura.

 

Ia kembali mendatangkan beberapa pemain kunci Persipura saat itu yakni, Ruben Sanadi, Fery Pahabol, Nelson Alom dan Osvaldo Haay.

 

Langkah ini diambinya bertujuan memperkuat tim Persebaya dengan pemain berkualitas yang sudah memahami taktiknya.

 

Alasan lainnya dimana Alfredo Vera merasa nyaman dengan karakter pemain Papua tersebut dan ingin mengulang kesuksesan saat menjuarai ISC 2016 bersama Persipura

 

Kini kisah Alfredo Vera di Persipura menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, prestasi tidak selalu menjamin keamanan posisi. 

 

Meski berakhir kontroversial, kontribusinya tetap dikenang sebagai salah satu periode emas bagi Persipura Jayapura dimana Alfredo Vera merupakan salah satu pelatih asing yang sukses bersama tim kebanggaan masyarakat Papua ini. (*).

Editor : Yohanes Palen
#Ceposonline.com #persipura jayapura #angel alfredo vera