Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Kisah Jhon Pigay yang Dulunya Striker Sekarang Kiper, Kok Bisa

Erianto Pasae • Selasa, 29 Juli 2025 - 19:01 WIB
Jhon Pigay saat berfoto dengan Boaz Solossa disalah satu lapangan sepak bola di Jogja beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/JHON PIGAY)
Jhon Pigay saat berfoto dengan Boaz Solossa disalah satu lapangan sepak bola di Jogja beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/JHON PIGAY)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Nama Jhon Pigay belakangan ini cukup akrab di telinga pecinta sepakbola Papua.

Kiper Persipura Jayapura itu sedang mencuat pada kompetisi sepakbola Tanah Air.

Namanya mulai dikenal ketika sukses mengalungkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua tahun 2021 silam.

Dari situ, ia kemudian dipinang oleh Persewar Waropen yang tampil pada kompetisi Liga 2 2022/2023.

Musim berikutnya, atau Liga 2 2023/2024 giliran tim raksasa Persipura Jayapura yang menggunakan jasa pemain kelahiran 27 Juni 1999 itu.

Namun siapa sangka posisi Jhon sejatinya bukan kiper melainkan striker.

Ia bahkan tampil impresif di bawah mistar gawang Mutiara Hitam, Jhon kemudian mendapatkan kesempatan emas menapaki karir lebih tinggi.

PSBS Biak yang baru saja promosi ke Liga 1 musim 2024/2025, datang membajak kiper berusia 26 tahun itu.

Jhon menunjukkan magisnya, dan menjadi pilihan utama pasukan Badai Pasifik.

Ia menggeser posisi Mario Londok sebagai kiper utama PSBS di musim sebelumnya.

Bersama PSBS, kiper yang kerap tampil heroik itu membukukan 30 penampilan dengan 8 kali clean sheet.

Sayang, Jhon hanya semusim bersama PSBS dan memutuskan untuk kembali berseragam Persipura pada Liga 2 atau Championship 2025/2026.

Ia rela meninggalkan kompetisi Liga 1 bersama PSBS demi berjuang untuk mengangkat kembali tim kebanggaan masyarakat Papua itu kembali ke Liga 1.

Tak hanya sekadar “pulang kampung”, tapi wujud dari sebuah mimpi masa kecil bisa berjuang bersama sang idola sekaligus maestro sepakbola Indonesia Boaz Solossa.

“Puji syukur sekarang bisa satu tim sama kaka legenda sepakbola Indonesia itu bagian dari mimpi yang paling indah, intinya Tuhan Yesus terimakasih banyak untuk rancanganMu yang selalu terbaik buat saya,” ungkap Jhon kepada Ceposonline, Selasa (29/7/2025).

Bahkan kiper kelahiran Kota Wamena, Papua Pegunungan itu berkisah jika Boaz Solossa menjadi sosok inspiratif dalam perjalanan karirnya.

“Waktu kecil saya nonton bola pasti ingin jadi striker, sama seperti kaka legenda Boaz Solossa tapi tidak sampai malahan jadi kiper,” ujarnya.

Di Persipura, Jhon tak sendirinya. Ia harus bersaing dengan 3 kiper lainnya. Yakni kiper senior Samuel Reimas, kemudian rekan setimnya di PON dan Persewar Adzib Hakim dan kiper muda Yeremia Meraudje. (*).

Editor : Abdel Gamel Naser
#Ceposonline.com #Jhon Pigay #persipura