
CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) kerap datang dari pihak yang tidak memahami kondisi nyata masyarakat miskin.
Menurutnya, program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan pangan, tetapi juga menjadi penggerak utama roda perekonomian desa dari hulu hingga hilir.
“MBG jangan dilihat berdiri sendiri. Ini penggerak ekonomi di desa, dari hortikultura, sayur-sayuran, hingga peternak ayam dan telur semuanya bergerak. Mungkin yang mengkritik tidak pernah merasakan miskin,” ujar Amran di Makassar, Senin (6/4/2026).
Amran menjelaskan, program MBG merupakan investasi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama bagi anak-anak yang rentan mengalami kekurangan gizi.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut tidak berorientasi pada kepentingan politik jangka pendek.



