Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

28 Orang Berhasil Selamat dari Maut Setelah Perahu Yang Ditumpangi Sempat Kehabisan BBM

W
Momen krusial saat tim SAR gabungan dan keluarga korban berhasil melacak posisi 28 penumpang yang terdampar di kawasan Pasir Hitam. (Ceposonline.com/ Istimewa).
Momen krusial saat tim SAR gabungan dan keluarga korban berhasil melacak posisi 28 penumpang yang terdampar di kawasan Pasir Hitam. (Ceposonline.com/ Istimewa).


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Sebuah misi penyelamatan darurat di perairan Papua Tengah berakhir melegakan. Sebanyak 28 orang yang sempat dilaporkan hilang kontak saat menempuh perjalanan laut dari pesisir Mimika menuju Pelabuhan Poumako, akhirnya dipastikan selamat setelah perahu mereka kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

Insiden mencekam ini bermula pada Sabtu, 4 April 2026, ketika dua armada—satu unit speed boat berpenumpang 8 orang dan satu unit long boat bermuatan 20 orang—kehilangan daya dorong di kawasan perairan Pasir Hitam yang terisolasi. 

Laporan kegawatdaruratan pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika melalui seorang warga bernama Yosep, yang memicu pengerahan tim gabungan ke lokasi kejadian.

Advertisement

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, mengungkapkan bahwa operasi penyelamatan ini melibatkan kolaborasi emosional antara petugas dan pihak keluarga korban. 

Keluarga yang didera kecemasan turut terjun melakukan penyisiran dengan membawa pasokan BBM cadangan demi menjangkau kerabat mereka yang terdampar.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Setelah mendapatkan bantuan bahan bakar di tengah laut, kedua perahu tersebut mampu melanjutkan pelayaran yang sempat terhenti menuju dermaga tujuan.

Advertisement

“Speed boat berpenumpang 8 orang tiba terlebih dahulu sekitar pukul 24.00 tadi malam dan long boat berpenumpang 20 orang tiba pukul 09.00 (Minggu) pagi,” kata I Wayan dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).

I Wayan menegaskan bahwa kepastian keselamatan para korban didapatkan saat tim SAR gabungan masih berada di tengah operasi penyisiran di zona Pasir Hitam. Intervensi cepat dari keluarga yang membawa logistik BBM menjadi faktor kunci kembalinya rombongan ini ke daratan.

“Speed Boat dan Long Boat tersebut berhasil tiba di Pelabuhan Pomako Timika setelah mendapatkan bantuan BBM dari pihak keluarga korban yang ikut melakukan pencarian,” jelasnya.

Dengan mendaratnya seluruh penumpang di Pelabuhan Poumako dalam kondisi sehat, otoritas SAR secara resmi menutup operasi pencarian. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Advertisement

Artikel Terkait

Gara - gara Dikejar Babi Hingga Tersesat, Sempat Hilang Akhirnya Ditemukan

Gara - gara Dikejar Babi Hingga Tersesat, Sempat Hilang Akhirnya Ditemukan

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan PT BIO, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, resm

8 Awak LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat

8 Awak LCT Cahaya Permata Hati Ditemukan Selamat

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa dini hari (29/9/2026) membuahkan hasil

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Hambat Pencarian ABK KMN Adifa

Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Hambat Pencarian ABK KMN Adifa

Upaya pencarian terhadap Yusak Seltit alias Sakarias, anak buah kapal (ABK) KMN Adifa yang jatuh ke laut di perairan Torasi, Kabupaten Merau

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer