Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pangan Dunia Terancam Mahal Dampak Konflik Timur Tengah 

A
Penulis: Abdel Gamel Naser❯
Ilustrasi gandum. (ISTIMEWA)
Ilustrasi gandum. (ISTIMEWA)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA- Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) melaporkan adanya kenaikan harga pangan global sebesar 2,4 persen pada bulan Maret dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh melonjaknya biaya energi sebagai dampak dari eskalasi konflik yang sedang memanas di wilayah Timur Tengah.

Seperti dilansir dari Radar Tuban bahwa kenaikan tersebut menandai pertumbuhan bulanan selama dua kali berturut-turut yang melanda seluruh kelompok komoditas utama di pasar dunia. Komoditas yang terdampak meliputi sereal, daging, produk olahan susu, minyak nabati, hingga gula. Secara keseluruhan Indeks Harga Pangan FAO menunjukkan kenaikan sebesar 1,2 poin atau sekitar satu persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Indeks Harga Sereal sendiri mengalami pertumbuhan sebesar 1,5 persen secara bulanan dan meningkat 0,6 persen dalam skala tahunan. Sementara itu Indeks Harga Minyak Nabati mencatatkan kenaikan bulanan ketiga secara beruntun dengan lonjakan mencapai 5,1 persen dari posisi Februari. Harga minyak sawit internasional bahkan menembus level tertinggi sejak pertengahan 2022 dan kini posisinya berada di atas harga minyak kedelai.

Advertisement

Kondisi ini merupakan dampak berantai dari kenaikan harga minyak mentah dunia yang sangat signifikan. Di sektor lain Indeks Harga Daging tercatat naik satu persen dari bulan sebelumnya dan delapan persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.Indeks Harga Produk Susu juga merangkak naik 1,2 persen secara bulanan meskipun angkanya masih lebih rendah dibanding Maret 2025.

FAO memaparkan bahwa tingginya harga minyak mentah memicu prediksi bahwa Brasil akan lebih banyak mengalokasikan tebu untuk produksi etanol daripada gula. Selain itu ketegangan di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran baru yang berpotensi mengganggu kelancaran arus perdagangan gula secara global. (*)

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

SPBT Bakal Hadir di 10 Kampung, Apa Manfaatnya bagi Petani Jayapura?

SPBT Bakal Hadir di 10 Kampung, Apa Manfaatnya bagi Petani Jayapura?

PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) bersama Pemerintah Kabupaten Jayapura menyiapkan program kedaulatan pangan dan energi yang akan diuji coba di

Puluhan SPPG di 10 Provinsi Ujicoba MBG Prasmanan, Begini Hasil Evaluasinya 

Puluhan SPPG di 10 Provinsi Ujicoba MBG Prasmanan, Begini Hasil Evaluasinya 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan evaluasi dan perbaikan. Salah satunya adalah pola makan, yang tadinya diberikan dalam

Stok SPHP Capai Target, Penyaluran Tunggu Pembukaan Pagu Berikutnya

Stok SPHP Capai Target, Penyaluran Tunggu Pembukaan Pagu Berikutnya

Persediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disiapkan untuk kegiatan dalam rangka perayaan ulang tahun ke-81 TNI di

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer