Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Berbalas Pantun, KNPB Sebut Waket MRP Tak Paham Sejarah

Jimianus Karlodi • 2026-03-29 13:06:57

Ogram Wanimbo.
Ogram Wanimbo.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mengecam keras pernyataan dikeluarkan oleh Tokoh Adat Papua Max Ohee di media pada, Jumat (27/3/2026). Max juga menjabat sebagai wakil ketua MRP. 

 

Dalam pernyataannya, Max Ohee menyebutkan bahwa Waena bukan wilayah KNPB dan Papua merupakan bagian sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Menanggapi pernyataan itu KNPB menyebut pernyataan Max merupakan pernyataan keliru dan pembungkaman perjuangan pembebasan Rakyat Papua yang selama ini dimediasi oleh KNPB. 

 

Melalui Ogram Wanimbo, selaku Jubir Nasional (Jubir) KNPB pusat di Kota Jayapura menegaskan bahwa wilayah Numbay khususnya Perumnas lll Waena dan seluruhnya sebagai wilayah kekuasaan KNPB.

 

Hal ini Wanimbo sampaikan mengingat tanah yang di tempati KNPB saat ini telah memiliki sertifikat hak milik dan sudah dibeli. 

Oleh karenanya, KNPB tidak memberikan ruang sekecil apapun kepada siapa yang ingin kembali mengambil tanah tersebut.

 

"KNPB menolak tegas klaim tersebut , karena tanah yang saat ini ditempati oleh KNPB tidak didapatkan secara gratis namun sudah memilik sertifikat hak milik dan sudah dibeli. Wilayah Numbay khususnya perumnas lll Waena dan seluruhnya sebagai wilayah kekuasaan KNPB," ungkap Wanimbo dengan tegas, Sabtu (28/3/2026)

 

KNPB sebagai Media Rakyat kata Wanimbo terus memperjuangkan dan mempertahankan hak itu. Termasuk pernyataan Papua sudah menjadi bagian sah NKRI.

 

Max Ohee kata Jubir KNPB tidak memahami sejarah dan disarankan untuk kembali belajar sejarah milik orang Papua.

 

Max Ohee dikatakan tidak bisa membatasi generas muda untuk tidak berbicara Papua Merdeka. Kaum muda generasi Papua saat ini harus belajar dan paham untuk melihat fakta Sejarah.

 

"Silahkan baca dan berdiskusi kembali berbagai catatan Sejarah milik orang Papua yang benar dibuat sendiri oleh orang Papua khususnya para pelaku Sejarah dalam berbagai catatan yang ada. Kaum muda generasi Papua saat ini harus belajar dan paham untuk melihat fakta Sejarah," pungkas Ogram. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#papua #KNPB #Max Ohee