CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Panitia hari besar Islam (PHBI) selalu menggelar Salat idul Fitri dan idul Adha di kantor Gubernur Papua, dan mimbar Khotib ditempatkan di sisi kanan kantor gubernur.
Ketua harian PHBI Papua Alwi Tianlean mengatakan sejak lama penempatan mimbar Khatib dan imam di sisi kanan kantor gubernur atau sisi kiri jemaah.
Dan ketika Gubernur Papua Mathius Fakhri mengikuti Salat Idul Fitri bersama masyarakat Sabtu (21/3/2026) sempat meminta agar mimbar Khatib dan imam ditempatkan di tengah.
" Pak Gubernur sudah meminta kepada kami untuk Salat idul Adha nanti mimbar ditempatkan di tengah. Karena itu kami siap menjalankan instruksi langsung dari gubernur Papua," jelasnya.
Ketua harian PHBI Provinsi Papua ini mengucapkan terima kasih kepada gubernur Papua Mathius Fakhri yang datang dan ikut Salat idul Fitri bersama masyarakat di halaman kantor Gubernur Papua.
"Terimakasih Pak Gubernur yang sudah hadir Salat bersama masyarakat di sini, dalam kesempatan ini kami juga menyampaikan mohon maaf lahir batin kepada seluruh pengurus masjid di Papua, terutama di kota Jayapura, semoga ibadah kita selama bulan Ramadan diterima di sisi Allah SWT," imbuhnya.
Dari pantauan ceposonline.com, setelah Salat idul Fitri, Gubernur Mathius Fakhri langsung diserbu masyarakat untuk meminta foto bersama, Lebih dari 10 menit gubernur melayani masyarakat yang ingin foto dan bersalaman dengan dirinya.
Tentang pelaksanaan Salat idul Fitri di kantor Gubernur Papua yang terkesan"tidak siap", Alwi Tianlean mengatakan hal tersebut karena hujan deras yang mengguyur kota Jayapura, sehingga pihaknya bekerja keras membersihkan la
pangan yang tergenang air. (*)
Editor : Weny Firmansyah