CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat khususnya kepada orang asli Papua yang belum memiliki rumah layak huni, Pemerintah Provinsi Papua Selatan membangun rumah layak huni bagi orang asli Papua. Total rumah layak huni yang dibangun sejak 2023-2025 sebanyak 64 rumah tipe 45.
Rumah yang telah dibangun tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Papua Selatan lewat penyerahkan kunci rumah bagi warga penerima manfaat di Gedung Negara, Jalan Trikora Merauke, Jumat (13/3/2026).
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo sata menyerahkan kunci rumah tersebut kepada penerima bantuan secara simbolis menjelaskan, 64 unit rumah yang ini melalui block grant dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua tersebut dibangun sejak tahun 2023-2025. Karena dibangun dengan menggunakan dana Otsus Papua, maka penerima dari bantuan rumah tersebut adalah orang asli Papua yang selama ini belum memiliki rumah layak huni.
‘’Bantuan rumah yang dibangun pemerintah adalah tipe 45/70. Artinya, luas bangunan rumah 45 meter persegi dengan kamar tidur 2, dapur, ruang tamu dan ruang keluarga serta kamar mandi diatas lahan 70 meter persegi,’’ katanya.
Dikatakan, berdasarkan peraturan gubernur dan peraturan daerah Nomor 4 tahun 2025 tentang anggaran pendapatan dan belanja Provinsi Papua Selatan tahun 2025, Pemerintah Papua Selatan mengalokasikan rumah layak huni bagi masyarakat orang asli Papua khususnya di Papua Selatan di 4 kabupaten.
‘’Kita harapkan, program pembangunan rumah layak huni akan kita lanjutkan dari tahun ke tahun bersama-sama dengan pembangunan perumahan yang dilakukan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat melalui Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman,’’ jelasnya.
Mantan Rektor Uncen Jayapura ini menjelaskan, penyerahan kunci ini sebagai tanda atau symbol untuk bantuan rumah tersebut dapat digunakan oleh masyarakat penerima manfaat.
‘’Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Selatan, kami mengucapkan selamat kepada bapak ibu yang beroleh kesempatan untuk menerima rumah layak huni pada hari ini. Mudah-mudahan di masa mendatang, kita masih diberi amanat dan kepercayaan oleh pemerintah pusat melalui dana Otsus untuk menyaiapkan rumah layak huni bagi masyarakat OAP yang lain,’’ jelasnya.
Gubernur Apolo Safanpo juga berharap kepada para penerima bantuan tersebut rumah layak huni tersebut untuk dimanfaatkan dan dirawat dengan baik untuk kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, |Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas PUPR Papua Selatan Fransiskus Ciwe menjelaskan, pembangunan rumah layak huni tipe 45 ini dilaksanakan di 4 kabupaten cakupan Papua Selatan yakni Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel. Khusus tahun 2025 sebanyak 19 unit rumah dibangun.
‘’Bantuan rumah bagi masyarakat OAP ini dimulai sejak 2023-2025 sehingga total yang sudah kita bangun sebanyak 64 unit disesuaikan kemamp;uan anggaran,’’ jelasnya. Jumlah yang dibangun tersebut jelasnya disaring dari 940 permohonan proposal yang disampaikan masyarakat ke Dinas PUPR Papua Selatan.
Ditambahkan, 64 unit rumah tersebut tersebar di 4 kabupaten dengan rincian Kabupaten Merauke 20 unit dimana tahun 2023 10 unit, 2024 sebanyak 5 unit dan tahun 2025 sebanyak 5 unit.
Lalu Kabupaten Boven Digoel 13 unit dengan rincian tahun 2024 sebanyak 8 unit dan tahun 2025 sebanyak 5 unit. Kabupaten Mappi 12 unit dengan rincian tahun 2024 sebanyak 8 unit dan tahun 2025 sebanyak 4 unit.
Terakhir, Kabupaten Asmat dengan total 20 unit dengan rincian tahun 2024 sebanyak 15 unit dan tahun 22025 sebanyak 5 unit. (*)