CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi membuka seleksi mutasi masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2026.
Sebanyak 453 formasi disiapkan bagi PNS dari kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sumber daya manusia sekaligus mempercepat transformasi layanan haji dan umrah yang semakin kompleks dan dinamis.
Seleksi tersebut mengacu pada Pengumuman Nomor: PENG-6/SJ/2026 tertanggal 1 Maret 2026 tentang Seleksi Pengisian Mutasi Masuk PNS di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel.
“Seleksi mutasi ini menjadi kesempatan bagi PNS untuk mengembangkan karier sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan haji dan umrah,”ujar Teguh Nugroho.
Ia memastikan proses seleksi berjalan bersih dan berintegritas, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli), korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Sejalan dengan komitmen tersebut, Kemenhaj terus mendorong pembangunan Zona Integritas di seluruh unit kerja.
Upaya ini diwujudkan dengan penegasan penolakan terhadap segala bentuk pemberian, baik suap maupun gratifikasi.
Pendaftaran seleksi mutasi dilakukan secara daring melalui portal ASN Digital milik Badan Kepegawaian Negara.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan seleksi, serta rincian formasi dapat diakses melalui tautan resmi yang telah disediakan.
Kemenhaj juga mengimbau para PNS yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan peluang ini secara maksimal serta tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Melalui seleksi ini, diharapkan struktur organisasi Kemenhaj semakin kuat dan profesional, sehingga mampu menghadirkan layanan haji dan umrah yang optimal, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (*).
Editor : Yohanes Palen