MERAUKE - Seorang gadis berumur 19 tahun dilaporkan terjatuh dari Jembatan Maro Merauke, Jumat (22/11) sekira pukul 17.00 WIT, kemarin. Belum diketahui secara pasti penyebab korban jatuh dari atas jembatan Maro tersebut. Untungnya, korban berhasil diselamatkan sejumlah anak muda yang ada di sekitar jembatan saat peristiwa itu terjadi.
Data yang diperoleh dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke menyebutkan bahwa sekitar pukul 17.10 WIT, Basarnas Merauke menerima laporan dari Bapak Irfan melalui telepon bahwa telah terjatuh seseorang dari atas jembatan Tujuh Wali-wali atau Maro Merauke.
Setelah menerima laporan, pukul 17.20 WIT, Basarnas Merauke mengirimkan personel menuju ke lokasi kejadian. Tim dibagi menjadi 2 bagian, yaitu tim darat dan tim air menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, korban berjenis kelamin perempuan bernama Priska Kanarubun (19 th).
Saat tim tiba di lokasi kejadian, ternyata korban telah berhasil diselamatkan oleh beberapa orang anak muda di atas sungai dan berpegangan pada tiang jembatan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Raymond Konstantin, SE menyebutkan, korban ditolong oleh beberapa pemuda yang saat itu sedang lari-lari sore.
"Kami berempat sedang lari sore, waktu sampai di jembatan sudah banyak orang bergerombol di atas jembatan. Ternyata ada orang jatuh ke sungai dan sedang berpegangan pada tiang jembatan," ungkap Raymond Konstantin menirukan ucapan Saka salah satu dari yang menolong korban tersebut. "Karena tidak ada yang menolong, akhirnya teman-teman saya yang lompat ke sungai dan membantu korban itu sambil menunggu tim penolong datang, ” sambungnya.
Menurut Raymond Konstantin, tim darat menurunkan Ring Buoy atau pelampung dari atas jembatan untuk menjaga kondisi korban yang terlihat shock. Rigid Inflatable Boat yang tidak berapa lama tiba di lokasi, lantas mengangkat korban ke atas dan kemudian dievakuasi menuju RSUD Merauke melalui jalur sungai. "Korban terjatuh berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan diserahterimakan ke pihak keluarga dan Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," pungkasnya. (ulo/tri)
Editor : Administrator