Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Prostitusi  Mulai Marak, Polisi Bakal Lakukan Razia

Administrator • 2018-10-15 20:56:45
Photo
Photo

Denny/ Cepos
DIAMANKAN: Sejumlah PSK yang terjaring di Pasar Jibama, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, saat diamankan di Mapolres Jayawijaya, beberapa waktu yang lalu.


WAMENA-Meskipun aparat Kepolisian Resort (Polres) Jayawijaya telah menghentikan aktivitas prostitusi terselubung di sejumlah tempat yang ada di wilayah hukumnya Kabupaten Jayawijaya, namun polisi mendapati hingga saat ini aktivitas prostitusi terselubung tersebut masih berlangsung.


Kapolres Jayawijaya, AKBP Jan Bernard Reba mengaku, telah memiliki data perihal titik-titik yang diduga menjadi tempat beroperasinya prostitusi tersebut. Untuk itu, melalui Operasi Pekat, pihaknya akan melakukan razia di beberapa tempat yang disinyalir menjadi tempat prostitusi.


“Kami akan lakukan operasi di tempat itu dan tempat lain yang kami punya data, terutama di Pasar Jibama, Jalan J.B Wenas dan beberapa titik di Jalan Hom-hom. Kita sudah punya data terkait dengan prostitusi ini,” ungkap Reba di sela-sela kegiatan Operasi Pekat (OP) di Mapolres Jayawijaya, Senin (15/10).


Beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan razia di Jalan JB Wenas, Pasar Jibama dan Jalan Hom-hom. “Hasilnya, memang ada aktivitas ilegal itu dan kami telah mengamankan beberapa pekerja seks komersial (PSK). Mereka sudah kami pulangkan namun diduga kembali untuk melakukan aktivitas prostitusi di tempat tersebut,” sesalnya.


Oleh sebab itu, pihaknya akan melakukan razia di tempat–tempat yang lama maupun di tempat yang diduga baru membuka praktek prostitusi.
“Masih ada, sehingga nanti kita akan lakukan koordinasi dengan Dinas Sosial supaya mereka dipulangkan atau bagaimana semua tergantung hasil koordinasi nanti,”katanya.


Kapolres juga mengaku beberapa bulan lalu, Polres Jayawijaya melakukan razia aktivitas protitusi pada malam hari di sejumlah titik di Wamena dan mengamankan sekira 7 PSK. Usai diamankan, 7 PSK ini telah membuat pernyataan sikap untuk tidak mengulangi lagi kegiatan terselubung tersebut, namun ternyata hingga saat ini masih ada
aktivitas tersebut.


“Aktivitas prostitusi ini juga menjadi sasaran operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan di Kabupaten Jayawijaya dan beberapa kabupaten lainnya di Pegunungan Tengah Papua,” tambahnya.


Jan Reba juga memastikan, bakal melakukan pendataan kembali terhadap PSK yang telah membuat surat pernyataan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah mereka masih melakukan aktivitas sebagai PSK di Jayawijaya atau tidak.(jo/nat)

Editor : Administrator