Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Fakta-fakta dan Kronologi Lengkap Meninggalnya Dua Pendaki Perempuan di Puncak Carstensz Papua

Wahyu Welerubun • 2025-03-03 15:36:16
Tampak suasana di basecamp Yellow Valley pada 21 Februari 2025.
Tampak suasana di basecamp Yellow Valley pada 21 Februari 2025.

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Meninggalnya dua pendaki perempuan atas nama Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono pada tanggal 1 Maret 2025 menjadi tragedi memilukan yang terjadi dalam ekspedisi Puncak Carstensz.

Pasalnya, sejak dibuka kembali pada pertengahan Februari 2025 lalu, ekspedisi ini pun berjalan aman dan lancar.

Namun demikian, ganasnya cuaca di Piramida Carstensz mengakibatkan kedua pendaki tersebut mengalami hipotermia hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

Berikut kronologi lengkap pendakian Puncak Carstensz yang dirangkum Cenderawasih Pos, Senin (3/3/2025).

Berdasarkan keterangan tertulis berupa laporan intelijen yang diterima media ini dari pihak Indonesia Expeditions, bahwa pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025 sekitar Pukul 22.30 WIT bertempat di Kabupaten Mimika telah didapatkan informasi dari pihak penanggungjawab terkait insiden kejadian 5 Pendaki Warga Negara Indonesia (WNI) Puncak Carstensz akibat cuaca yang sangat buruk turun hujan salju, hujan deras dan angin kencang sehingga menyebabkan hypotermia.

Pendaki meninggal dunia yakni Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono bertempat di teras 2, pada saat perjalanan turun dari Puncak Carstensz akibat cuaca yang sangat buruk sehingga menyebabka hipotermia.

Dari informasi tersebut, ada tiga orang pendaki yang selamat terjebak dan terpaksa bermalam di area dekat puncak hingga keesokan harinya tim penyelamat datang.

Sementara, dua pendaki meninggal dunia adalah Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 1 Maret 2025 sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh guide dan rekan-rekan di Basecamp yang langsung kembali naik untuk membantu proses evakuasi.

Lilie Wijayanti Poegiono merupakan perempuan kelahiran Malang, 2 Oktober 1965 dan Elsa Laksono perempuan kelahiran Malang 24 Juli 2025 menghembuskan nafas terakhir di usia 60 tahun.

Adapun tiga pendaki yakni Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana dan Saroni. Ketiganya sempat terpapar hipotermia dan sempat kritis, beruntung ketiga pendaki tersebut masih tertolong.

Berikut rangkaian peristiwa serta evakuasi:

Bahwa Pada Rabu 26 Februari 2025 Pukul 07.16 WIT rombongan berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Basecamp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan menggunakan Helikopter.

Rombongan yang berangkat dalam penerbangan pertama tersebut berjumlah empat orang, yakni Lilie Wijayantie (WNI), Elsa Laksono (WNI), Saroni (WNI) dan Lody Hidayanto (WNI).

Kemudian, pada penerbangan kedua Pukul 07.34 WIT rombongan Fiersa Besari, Furki Rahmi Syahroni dan Indira Alaika berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan menggunakan Helikopter :

Setelah sampai di Basecamp Yellow Valley Carstensz Pyramid rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi selama 2 hari.

Selanjutnya, pada Kamis tanggal 27 Februari 2025, rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi dan latihan teknis hingga Teras 1 dengan memperagakan teknik ascending dan descending.

Pada Jumat tanggal 28 Februari 2025 rombongan pendaki yang berjumlah 20 orang berangkat untuk melakukan summit dari Basecamp Yellow Valley menuju Puncak Carstensz pukul 04.00 WIT.

Mereka terdiri dari 5 orang Guide, 7 pendaki Warga Negara Indonesia (WNI), 6 pendaki Warga Negara Asing (WNA), dan 2 pendaki Taman Nasional Lorentz.

Pukul 10.51 WIT korban bersama Tim Pendaki melakukan penyeberangan di jembatan Tyrollean. Pukul 14.00 WIT pendaki terakhir mencapai Puncak Carstensz.

Saat Summit, karena HT kehabisan baterai sehingga tidak ada komunikasi (antara para pendaki yang berada di puncak dan tim yang berada di basecamp Yellow Valley).

Pukul 19.30 WIT dua pendaki bernama Ruslan dan Abdullah yang sudah turun lebih awal menyampaikan bahwa semua pendaki sudah Summit tetapi ada 1 orang pendaki atas nama Indira Alaika terkena gejala hipotermia diarea dekat puncak saat perjalan turun.

Pukul 20.29 WIT Tim Basecamp (BC) melakukan evaluasi untuk mengupayakan pertolongan terhadap korban, dan sekitar pukul 20.45 WIT Guide WNI bernama Nurhuda tiba di Basecamp sendirian dengan gejala hipotermia.

Ia selanjutnya meminta bantuan kepada Tim BC. Yang bersangkutan lalu beristirahat sejenak untuk kembali naik membantu pendaki yang ada diatas.

Pukul 21.48 WIT, Guide lokal bernama Yustinus Sondegau berusah naik untuk mencapai titik lokasi survivor yang berada di summit ridge korban atas nama Indira Alaika, Alvin Reggy dan Saroni, dengan membawa bantuan emergency seperti sleeping bag fly sheet, air panas dan radio. Tetapi, upaya tersebut terhenti di teras besar karena cuaca semakin memburuk.

Yustinus pun kembali menuju basecamp, dan pada perjalanan turun Yustinus bertemu dengan Luddy dan mendampingi Luddy hingga ke basecamp.

Sebelum, seluruh peralatan yang dibawa oleh Yustinus, ditinggalkannya di Teras Besar.

Lalu, pada pukul 22.33 WIT Guide asal Nepal, Dawa Gyalje Sherpa naik untuk memberikan pertolongan tetapi terhenti di teras 2 untuk memberikan pertolongan terhadap kedua korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang kemudian meninggal dunia.

Pukul 22.48 WIT pendaki atas nama Fiersa dan Furky Syahroni tiba di Basecamp

Pada hari Sabtu tanggal 01 Maret 2025, sekitar pukul 00.07 WIT Guide lokal atas nama Poxy dan Guide lainnya bernama Damar kembali mencoba naik ke teras dua untuk memberikan bantuan kepada korban.

Setibanya, mereka memberikan laporan ke tim yang berada di Basecamp dan melaporkan sudah memberikan pertolongan kepada kedua korban namun korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono telah dinyatakan meninggal dunia.

Pukul 02.07 WIT Guide bernama Octries yang berkomunikasi dengan Poxy dan Dawa, menginformasikan dari basecamp bahwa 2 Pendaki WNI Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia.

Pukul 03.26 WIT Guide bernama Huda naik untuk mencoba menolong Indira, Alvin dan Saroni yang berada di Summit Ridge.

Pukul 03.43 WIT Damar, Poxy, Yustinus, Ludy Hadiyanto tiba di Bacecamp. Kemudian pada Pukul 04.51 WIT, Huda mengabarkan bahwa mereka tiba di Bacecamp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke titik posisi Indira, Alvin dan Saroni.

Mereka juga menginformasikan bahwa barang untuk melaksanakan emergency sudah disimpan di bawah Summit Ridge.

Selanjutnya, pada pukul 08.38 WIT, dibagi 2 tim penyelamat, tim 1 terdiri atas 3 Guide International Garret Madison, Tashi Sherpa, Ben Jones, kembali mendaki untuk menyelamatkan Indira, Alvin dan Saroni di Summit Ridge. Dan tim 2 yaitu Dokter Adnan dan Meidi bergerak menuju korban di teras 2.

Pada 10.24 WIT, Tashi, Garret dan Ben bertemu dengan 3 pendaki yakni Indira, Alvin dan Saroni, mereka menginformasikan ke basecamp bahwa semuanya masih hidup dan dalam kondisi kritis.

Tim penolong (Rescue) pun memberikan pertolongan pertama dan menormalisasi dengan mengganti pakaian, memberikan isotonik, makanan dan obat-obatan.

Pukul 10.26 WIT tim evakuasi 2 (Ruslan, Yansen, Lucky, dan Meidi) berangkat dari basecamp untuk mengevakuasi jenazah di teras 2.

Pukul 11.20 WIT, tim rescue dan survivor  melakukan perjalanan turun ke Basecamp Yellow Valley. Pukul 14.30 WIT, tim rescue dan survivor dari Summit Ridge tiba di Basecamp Yellow Valley.

Pukul 16.41 WIT, Tim evakuasi 2 telah mengevakuasi 1 jenasah sampai di Basecamp. Jenazah kedua kemudian di evakuasi pada tanggal 2 Maret dini hari menuju Basecamp. (*)

Editor : Gratianus Silas
#papua #mimika #Ceposonline.com #puncak carstensz papua #puncak carstensz