Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Ini Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya

Yohanes Palen • 2025-02-26 16:29:45
Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya, Robbi Wilson Rumansara dan Keven Totouw foto bersama sebelum pelantikan di Istana Nagara Jakarta. (Istimewa).
Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya, Robbi Wilson Rumansara dan Keven Totouw foto bersama sebelum pelantikan di Istana Nagara Jakarta. (Istimewa).

 

  CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada tanggal 20 Februari 2025 lalu, Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya, Robbi Wilson Rumansara dan Keven Totouw akan siap menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Mamberamo Raya.

 Adapun keduanya kini telah menyiapkan sejumlah program kerja selama 100 hari kedepan.

  Kendatipun saat ini Bupati Robbi Rumansara tengah mengikuti retret di Akmil Magelang dan Wakilnya yang baru tiba hari ini untuk ikut acara penutupan retret pada tanggal 28 Februari 2025, namun sejumlah program kerjanya telah mereka buatkan untuk selanjutnya mereka laksanakan setelah kembali ke Mamberamo Raya nanti.

 "Ya, ada beberapa program strategis yang sudah kita kampanyekan untuk dilaksanakan selama 100 hari kedepan,"ucap Bupati Mamberamo Raya, Robbi Wilson Rumansara.

 Menurutnya, sejumlah program kerja ini telah dibuat dan direncanakan dengan baik bersama dengan Wakil Bupati.

 Pertama mereka ingin menciptakan ibu kota Kasonaweja Burmeso Kabupaten Mamberamo Raya harus terang selama 24 jam.

 Kemudian pelaksanaan penyelenggaran Pemerintahan semuanya harus berbasis elektronik.

Sehingga pihaknya akan upayakan jaringan telekomunikasi harus ada diseluruh pusat-pusat kantor pemerintahan baik di Kabupaten hingga Distrik semuanya.

"Kita inginkan agar semua sistem pemerintahan ini terkoneksi baik dan semua berbasis elektronik hingga ketingkat bawah,"ujarnya.

  Selain itu masalah kesejahteraan pegawai juga menjadi perhatian seriusnya untuk dikerjakan dalam 100 hari kerja kedepan.

Ia ingin agar diawal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati memberikan perhatian terhadap seluruh pegawai terkait dengan Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP).

"Semua kita akan kerjakan dengan tetap memperhatikan intruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi anggaran,"bebernya.

  Menurutnya, memang efisiensi anggaran ini berdampak pada beberapa program strategis di daerah, termasuk progran 100 hari kerja ini.

Pasalnya di APBD Kabupaten Mamberamo Raya setelah keluar inpres nomor 1 tahun 2025 tersebut ada sejumlah dana yang dipangkas oleh pemerintah pusat.

 Seperti Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) khusus dibagian infrastuktur itu terpotong dan mengalami pengurangan.

"Pengurangan ini cukup besar dan tentunya berdampak sekali, sehinga kita akan sesuaikan dengan anggaran yang ada untuk pembiayaan dalam program 100 hari kita,"kata Robbi.

  Namun disisi lain pihaknya tetap melakukan pembenahan dan upaya lain sambil melihat ketersedian anggaran yang cukup dalam rangka penyelenggaran pemerintahan dan layanan kepada masyarakat.

"Program 100 hari kerja tetap menjadi komitmen kita dan laksanakan, hanya saja kita akan sesuaikan dengan anggaran yang ada dulu,"pintanya.

 Robby menjelaskan, pada masa kepemimpinanya bersama Wakil Bupati di 5 tahun kedepan dimana kedua telah berkomitmen untuk memberikan perhatian yang serius dan lebih besarnya kepada masyarakat.

  "Usai retret di Magelang saya dan wakil akan balik ke Papua dan langsung terbang ke Mamberamo Raya,"terangnya.

  Robby mengaku ada sejumlah agenda penting yang akan dikerjakan cepat olehnya bersama Wakil Bupati.

"Saya sudah perintahkan Sekda untuk agendakan kerja 2 bulan pertama kita. Tentu kita akan awali dengan proses serah terima jabatan dulu dari penjabat yang lama,"jelasnya.

  Kata Robbi, usai serah terima jabatan nantinya akan dilanjutkan acara syukuran dengan masyarakat.

"Acara syukurannya nanti akan dipusatkan di 3 wilayah pertama di ibu kota Berumeso dan 2 lainnya akan dilakukan di Dapil 2 dan 3,"ucap Robby.

Robbi berharap masyarakat bisa menikmati proses atau hasil Pilkada yang sudah dilewati dengan baik.

"Kalau semua terpusat di ibu kota Kabupaten maka pasti banyak masyarakat yang tidak ambil bagian karena terkendala transportasi,"tambahnya.

  Sambung Robbi, memang Presiden sudah sampaikan untuk efisiensi anggaran, namun ini sudah menjadi tradisi dan semangat bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk memulai penyelanggaran pemerintahannya.

 "Kita tetap melakukan pengucapan syukur dengan masyarakat tetapi tetap dalam batas efisiensi anggaran,"jelasnya.

  Tambah Robbi, usai acara syukuran maka pihaknya akan melanjutkan beberapa agenda pemerintah terkait dengan penetapan perubahan peraturan daerah terkait reorganisasi dan tata kerja perangkat daerah.

 "Kita ingin struktur organisasi perangkat daerah dirampingkan sehingga ada penghematan dari sisi anggaran,"tegasnya.

 Menurutnya, struktur yang ada sekarang ini cukup besar dan terkesan seluruh pembiayaan daerah digunakan oleh aparatur atau dinas-dinas untuk oprasional dan lain sebagainya.

 "Coba kita rampingkan semua sampai pada penempatan pejabat baik eselon 2, 3 dan IV. Saya pikir ini adalah agenda yang akan kita lewati dalam 100 hari kerja kedepan,"tutup Robbi. (*).

Editor : Abdel Gamel Naser
#papua #Mamberamo raya #Ceposonline.com