CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Nasib tragis dialami seorang remaja, Nataniel Mandacan (15), yang meninggal dunia setelah terjatuh dari Jembatan Merah Teluk Youtefa, Minggu (22/3/2026) malam.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.20 WIT, saat korban bersama sejumlah rekannya tengah menikmati suasana di kawasan jembatan yang kerap dijadikan lokasi berkumpul warga.
Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Lalang, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Samuel Tabuni, rombongan berangkat dari rumah di Kali Acai, Distrik Abepura, menggunakan mobil pikap menuju lokasi.
Setibanya di jembatan, korban bersama enam rekannya sempat duduk-duduk. Sebagian berada di atas mobil, sementara saksi Samuel duduk di trotoar. Korban kemudian turun dari mobil dan memanjat pagar pembatas jembatan untuk duduk di atasnya.
"Saksi Asrorudin (34) sempat menegur korban agar turun dari pagar, namun tidak diindahkan,” ujar AKP Lalang.
Tak lama berselang, saat saksi Asrorudin mengambil air, terdengar suara benturan keras. Ketika diperiksa, korban sudah tidak berada di atas pagar.
Samuel langsung berlari ke arah pantai untuk mencari korban, sementara Asrorudin melaporkan kejadian tersebut ke petugas di Pos Ketupat Jembatan Merah.
Petugas bersama warga kemudian melakukan pencarian. Seorang warga yang tengah memancing di sekitar lokasi melihat korban dalam kondisi tergeletak di tiang tengah jembatan.
Tim dari Rumah Sakit Bhayangkara yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
"Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di kawasan jembatan," tegas Kapolsek.
Diketahui, Jembatan Merah Teluk Youtefa merupakan salah satu ikon Kota Jayapura yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Oktober 2019.
Namun, sejak diresmikan, jembatan tersebut tercatat beberapa kali menjadi lokasi kejadian serupa.
Berdasarkan laporan Ceposonline.com sejumlah insiden pernah terjadi, di antaranya pada Desember 2019 seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia, Juli 2021 seorang wanita dilaporkan tewas setelah naik pagar pembatas, Mei 2022 seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia, serta Februari 2024 seorang ASN ditemukan tewas setelah terjatuh dari jembatan. (*)
Editor : Agung Trihandono