Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Hendak Swafoto di Jembatan Merah, Seorang Remaja Alami Kejadian Memilukan ini

Jimianus Karlodi • 2026-03-23 12:33:05

Kondisi korban yang terjatuh dari Jembatan Merah saat dievakuasi petugas, Senin (23/3/2026).  (Ceposonline.com/Istimewa)
Kondisi korban yang terjatuh dari Jembatan Merah saat dievakuasi petugas, Senin (23/3/2026). (Ceposonline.com/Istimewa)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Hendak berfoto selfie di atas Jembatan Merah Youtefa, seorang pelajar di Kabupaten Jayapura bernama, Nataniel Mandacan (15) tewas setelah terjatuh dari atas jembatan, pada Senin (23/3/2026) sekira pukul 00.30 WIT.

 

Berdasarkan informasi, korban tidak dapat menjaga keseimbangan tubuh ketika duduk di atas pagar pembatas jembatan dan jatuh mengenai tiang beton jembatan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat.

 

Korban diketahui tidak sendiri, ia dan tujuh (7) orang rekannya datang dari Kabupaten Jayapura mengunakan kendaraan pickup dengan tujuan ke Jembatan Merah untuk berfoto-foto.

 

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban turun dari kendaraan dan langsung berjalan menuju tepian pembatas pagar jembatan serta berinisiatif duduk di atas pagar besi. 

 

Melihat kejadian itu saksi berinisial A (34) yang juga merupakan rekan korban melaporkan peristiwa tersebut ke pos Polisi Pam Ketupat yang berada di Jembatan Merah.

 

"Begitu kita cek, dari kepala korban mengeluarkan darah, kaki bagian kanan patah yang mengakibatkan korban meninggalkan Dunia di TKP," ujar saksi.

 

Setelah berhasil dievakuasi sekira pukul 01.30 WIT, jenazah korban selanjutnya di bawah menuju RS Bhayangkara Polda Papua Guna dilakukan pemulasaran Jenazah. Adapun jenazah korban diketahui telah diambil pihak keluarga dari rumah sakit Bhayangkara, untuk disemayamkan.

 

Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah. Di tengah keindahan panorama yang ditawarkan, diingatkan masyarakat bahwa jembatan itu sebagai jalur vital transportasi, bukan ruang publik untuk berlama-lama. 

 

Karena bukan hanya insiden kali ini yang sudah terjadi yang perlu diwaspadai, tetapi juga potensi bahaya lain yang bisa muncul tanpa di duga.

 

 Diharapkan pengawasan disekitar lokasi diperketat, baik terhadap kendaraan maupun aktivitas warga di sepanjang ruas Jembatan Merah. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Ceposonline.com #kota jayapura #News Update