Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Sahkan 55 Warga Baru PSHT Cabang Jayapura, Ini Pesan Ketua Umum PSHT Muhammad Taufik

Agung Trihandono • 2025-07-14 08:33:45

 

 

Sejumlah siswa-siswi Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jayapura yang bersiap untuk disahkan pada Minggu (13/7) dini hari.  (Ceposonline.com/Agung).
Sejumlah siswa-siswi Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jayapura yang bersiap untuk disahkan pada Minggu (13/7) dini hari. (Ceposonline.com/Agung).

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA- Aroma harum dupa yang dibakar, asapnya menyeruak di ruang aula Makorem 172/PWY di Padang Bulan Distrik Heram, saat acara syukuran warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jayapura, Sabtu (12/7) malam. 

 

 Puluhan undangan hadir, termasuk 100-an lebih warga PSHT memenuhi aula. Tahun ini, PSHT Cabang Jayapura Raya mengesahkan 55 orang warga baru. Mereka ini berasal dari sejumlah ranting atau tempat latihan yang ada di Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura. Bahkan ada dua calon warga baru dari Dabra Kabupaten Mamberamo Raya yang ikut disahkan di Jayapura. 

  

 Dalam kesempatan ini Ketua Umum PSHT Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati (PSHT) Dr. Ir. Muhammad Taufiq, SH., M.Sc yang diwakili Ketua Dewan Cabang PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Jayapura adalah Mayor (Purn) Suprat menjelaskan terkait tradisi syuran ini. 

 

   Menurutnya, tradisi syuran ini, merupakan bagian dari tradisi yang diwariskan oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo. Ketika ia mendapat amanah sebagai Raja Mataram pada tahun 1613/1645 Masehi, Sultan Agung mengembangkan kegiatan "syuran” sebagai media untuk mempersatukan berbagai kelompok masyarakat. 

 

  Dimulai dari kegiatan musyawarah bersama untuk melakukan kegiatan bersama, seperti sedekah bumi, perayaan, hajatan dan lain-lainnya agar masyarakat bisa guyub rukun untuk meraih kehidupan bersama yang lebih baik dan membahagiakan.

  

  Oleh karena itu, PSHT terus berupaya untuk menjaga dan melestarikan tradisi "syuran" tersebut dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. “Acara wisuda warga baru di bulan "syura" seperti yang kita lakukan malam ini, merupakan bagian untuk menjaga dan melestarikan tradisi "syuran" tersebut.” Ucapnya. 

  

Selain itu, kini sudah makin banyak cabang PSHT yang mengisi kegiatan "syuran" dengan menanam pohon, menebar benih ikan di perairan umum. donor darah, bakti sosial, membersihkan tempat-tempat yang kumuh, memberikan santunan kepada yatim-piatu dan lain sebagainya.

Ketua PSHT Cabang Jayapura Suprapto (paling kanan), Ketua Dewan PSHT Cabang Jayapura Mayor (Purn) Suprat (tengah) foto bersama sejumlah pimpinan peruguran pencak silat dan tamu undangan lainnya
Ketua PSHT Cabang Jayapura Suprapto (paling kanan), Ketua Dewan PSHT Cabang Jayapura Mayor (Purn) Suprat (tengah) foto bersama sejumlah pimpinan peruguran pencak silat dan tamu undangan lainnya

 

  “Kegiatan-kegiatan itu merupakan wujud keterlibatan kita dalam memayu hayuning bawana". Kegiatan yang menyenangkan masyarakat dan membanggakan keluarga.” ujar Mas Suprat 

 

  Oleh karena itu, ia mengajak seluruh calon warga maupun para warga PSHT, untuk terus mendalam menghayati isi "mukadimah" dan makna "sumpah bersama dengan sebaik-baiknya. “Menjadi kewajiban kita bersama untuk terus berjuang mengajak serta para warga PSHT menyingkap tabir/tirai selubung hati nurani dimana 'Sang Mutiara Bertahta.”ujarnya

   

“Hanya dengan demikian, hati kita akan semakin bersih, semakin "adem", "ayem" dan "tenteram", sehingga kita dapat merasakan nikmatnya " rukun dalam membangun persaudaraan semakin produktif dalam ikut "memayu hayuning bawana". lanjutnya. 

 

  Sementara itu Ketua PSHT Cabang Jayapura Suprapto kepada Cenderawasih Pos mengungkapkan harapannya agar warga yang baru disahkan ini untuk bisa dengan sungguh-sungguh melaksanakan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate. 

  

Di tengah polemik dan juga kabar negatif, terutama di wilayah Jawa, yang mulai banyak kelompok yang melenceng dari ajaran dasar PSHT, Suprapto mengajak semua warga PSHT di Jayapura untuk tidak mudah terprovokasi, yang dapat merugikan diri sendiri maupun organisasi. 

 

 “Kita kembali ke pakem ajaran PSHT, untuk bisa memayu hayuning bawana,” ujar Mas Prapto yang berharap kepada warga yang baru disahkan ini ke depan bisa menjadi garda terdepan untuk terus mengembangkan PSHT Cabang Jayapura ke depan. 

 

 Usai acara syukuran dan doa, para tamu dan seluruh warga PSHT makan bersama dengan penuh kekeluargaan. Tepat Minggu (13/7) dini hari, calon warga baru kembali memasuki aula yang telah dipersiapkan, untuk menjalani prosesi pengeceran atau pengesahan. Baru menjelang subuh, saat acara selesai, tangis haru dan suka cita menyambut saudara-saudari warga baru PSHT yang telah disahkan ini. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Ceposonline.com #taekwondo