Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

MRP Dipimpin Seorang Perempuan, Izak Hikoyabi: Kami Semua Mendukung

Yohanes Palen • 2024-02-13 10:24:35
Wakil Ketua Pokja Agama, Izak Hikoyabi.
Wakil Ketua Pokja Agama, Izak Hikoyabi.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun telah resmi melantik tiga pucuk pimpinan definitif Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Senin (12/2/2024).

Adapun Ketua MRP Provinsi Papua kini dijabat oleh sosok perempuan yakni Nerlince Wamuar Rollo.

Wakil Ketua Pokja Agama MRP Provinsi Papua, Izak Hikoyabi mengatakan, dari sisi ketentuan aturannya bahwa kepemimpinan MRP itu terdiri dari unsur adat, agama dan perempuan.

Kemudian di tata tertib (Tatib) itu mengatur bahwa siapa yang mendapatkan suara terbanyak maka dialah yang menjadi krtua MRP.

Lalu yang mendapatkan suara peringkat kedua dan ketiga mereka menjadi wakil ketua 1 dan 2.

Sehingga dari hasil pemilihan itu sudah jelas bahwa Nerlince Wamuar Rollo mendapatkan suara terbanyak.

"Jadi, dengan proses pemilihan itu sudah terjadi, maka kami semua MRP yang ada ini memberikan dukungan penuh kepada ibu Nerlince Wamuar Rollo sebagai ketua MRP saat ini," ucap Izak Hikoyabi saat ditemui di sela pelantikan pimpinan definitif MRP Provinsi Papua di kantor Gubernur Provinsi Papua, Senin (12/2/2024) siang.

Menurut Izak Hikoyabi, Nerlince Wamuar Rollo sudah sah secara hukum menjadi ketua MRP melalui proses pemilihan yang sudah dilakukan.

"Kalau bagi saya tidak ada masalah, toh dua dari tiga pimpinan MRP saat ini ada laki-lakinya," ujarnya.

Sambung Izak Hikoyabi, tidak perlu berpolimik terlalu panjang soal hal ini. Pasalnya kehadiran sosok perempuan di pucuk pimpinan MRP saat ini bagian mengangkat harkat dan martabat atas kesetaraan gender.

"Perempuan itu bukan kita mau nomor duakan mereka. Tetapi dalam proses demokrasi seperti ini harus kita salut, apresiasi dan harus berikan suport dan dukungan," tutur Izak.

Kata Izak Hikoyabi, Nerlince Wamuar Rollo terpilih secara demokratis. Lain halnya proses kepemimpinan yang diatur oleh adat dan budaya.

Tetapi dalam konteks seperti ini tidak bisa membatasi bahwa itu harus laki-laki.

"Karena dalam MRP sudah mengatur seperti itu maka pada prinsipnya kita mendukung, menghormati kepemimpinan yang kini dipegang oleh ibu Nerlince Wamuar," pinta Izak.

Izak Hikoyabi menambahkan bahwa semua proses sudah final dan pelantikan tiga pucuk pimpinan MRP telah dilakukan.

"Kami sebagai laki-laki tidak merasa terasing karena hal ini, apalagi ini sebuah proses yang sudah terjadi di dalam tubuh lembaga MRP," terang Izak Hikoyabi. 

Lanjut Izak Hikoyabi, sekarang yang harus dipikirkan bagaimana membawa lembaga MRP ini ke depan yang lebih baik lagi.

Hal yang paling penting adalah bagaimana menjalankan tugas dan kewanangannya sesuai amanat Otsus itu sendiri terutama proteksi dan pemberdayaan tehadap Orang Asli Papua (OAP).

"Tentu sebagai anggota kita harus saling menopang satu sama lain dan menjaga marwah MRP ini di mata masyarakat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan lembaga MRP semakin kuat," tutup Izak Hikoyabi. (*)

Editor : Yonathan R.
#MRP #papua #Izak Hikoyabi #kota jayapura