CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Ribuan umat Katolik Paroki Katedral Tiga Raja mengikuti perayaan Ekaristi Minggu Palma, Minggu (29/3/2026).
Prosesi ini menandai dimulainya Pekan Suci dalam tradisi Gereja Katolik sebagai peringatan sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.
Misa dimulai pukul 08.00 WIT, diawali dengan upacara pemberkatan daun palma di halaman SD Tiga Raja.
Umat kemudian melakukan perarakan menuju gedung gereja sebagai simbol peringatan peristiwa masuknya Yesus ke Yerusalem yang disambut sorak-sorai warga dengan lambaian daun palma.
Pastor Benyamin Magai, Pr—dalam homilinya yang merefleksikan Injil Matius, menekankan bahwa perjuangan, penderitaan, dan kerja keras merupakan jalan menuju keberhasilan yang hakiki.
Ia merujuk pada bacaan pertama dari Kitab Yesaya (50:4-7) serta kisah sengsara dalam Injil Matius (26:11-54) yang menggambarkan keteguhan Yesus memenangkan penebusan bagi manusia.
Ia menyoroti inkonsistensi sikap manusia, di mana orang-orang yang awalnya memuji Yesus sebagai Raja, seketika berbalik menghujat-Nya di hadapan Pilatus.
Pastor Benyamin juga mengajak umat untuk tidak hanya mengejar kenyamanan instan. Ia mengingatkan agar masyarakat, khususnya di Papua Tengah, menjauhi perilaku yang merusak potensi diri, termasuk fenomena judi daring (online) yang kerap dianggap sebagai jalan pintas mencari uang.
Menurutnya, kebahagiaan sejati lahir dari proses panjang dan hasil keringat sendiri.
Di akhir khotbah, Pastor Benyamin menyampaikan sejumlah pesan bagi umat Katolik, diantaranya ketabahan menghadapi dinamika hidup dengan iman yang teguh.
Kemudian, bersyukur menerima diri apa adanya dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati, serta memiliki sikap yang tegas dan tidak abu-abu dalam kebenaran.
"Jadi jangan pernah menyerah tapi selalu berkomitmen, selalu pada prinsipnya, punya motivasi dan mimpi yang mau kita perjuangankan walau kita dapat tantangan, rintangan atau juga godaan," pesannya.
Misa berlangsung khusyuk dengan pengamanan ketat dari pihak internal gereja guna memastikan kelancaran ibadah pembuka Pekan Suci tersebut. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser