CEPOSONLINE.COM,WAROPEN – Pemerintah Kabupaten Waropen secara resmi menyerahkan Dana Pemberdayaan Kampung Tahun Anggaran 2026 kepada 11 kampung, yang terdiri dari 10 kampung di Distrik Walai dan 1 kampung di Distrik Masirei dengar besaran 1,1 Miliar Rupiah.
Penyerahan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan kampung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga. Gereja GKII Jemaat saldis Selasa (28/07).
Ini berlangsung dengan dihadiri unsur pemerintah daerah Bupati F.X Mote dan Wakil Bupati Yowel Boari, kepala distrik, para kepala kampung, tokoh masyarakat, unsur TNI, dan Polri, juga tidak ketinggalan tiga Anggota DPRK dari Dapil Kirihi Walani, Ismael Fakiri, Abraham Obi dan Jackson Kara.
Dana pemberdayaan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelayanan dasar, serta kegiatan prioritas lainnya di masing-masing kampung.
Mote menegaskan bahwa dana yang diterima merupakan amanah yang harus dikelola sesuai ketentuan yang berlaku. Penggunaan anggaran harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat kampung.
"Mari kita jadikan dana pemberdayaan ini sebagai momentum mempercepat pembangunan kampung, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan melalui program-program yang produktif dan berkelanjutan," ujar Mote.
Pemerintah juga mengajak seluruh kepala kampung bersama masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong, memperkuat pengawasan, serta memastikan setiap program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
"Dana pemberdayaan ini bukan sekadar bantuan anggaran, tetapi merupakan kepercayaan pemerintah kepada kampung untuk membangun wilayahnya sendiri. Karena itu, kami berharap seluruh kepala kampung dapat mengelola dana ini secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat." pungkas Mote.
Dengan diserahkannya Dana Pemberdayaan Kampung Tahun 2026 ini, diharapkan pembangunan di 10 kampung Distrik Walai dan 1 kampung Distrik Masirei dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*).
Editor : Abdel Gamel Naser