Soal Asal-usul Batu Apung yang Terdampar di Pesisir Hamadi dan Base-G, Ini Penjelasan BMKG Jayapura

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Fenomena terdamparnya ribuan material batu apung yang melanda kawasan pesisir Kota Jayapura, termasuk Pantai Hamadi dan Pantai Base-G, akhirnya terungkap.
Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura mengonfirmasi bahwa material tersebut berasal dari aktivitas erupsi gunung api bawah laut di perairan tetangga, Papua Nugini.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG per, 27 Juli 2026, kemunculan batu apung di Kota Jayapura merupakan rangkaian dari fenomena serupa yang sebelumnya sempat melanda wilayah pesisir Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Sarmi.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menjelaskan bahwa jejak pergerakan material ini sudah terpantau sejak awal Juni lalu.
"Batu apung tersebut terpantau pada tanggal 09 Juni 2026 berasal dari material erupsi gunung api bawah laut di wilayah Laut Bismarck, sebelah utara Papua Nugini (PNG), yang kemudian terbawa oleh arus permukaan laut hingga mencapai perairan utara Papua," terang Heri, Senin (27/7).



