Tindak Lanjuti Aduan Warga, Rustan Saru Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah di Jayapura

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura memastikan setiap aduan masyarakat yang disampaikan melalui program "Torang Tanya, Wali Kota Jawab" akan ditindaklanjuti secara cepat.
Salah satu fokus utama adalah memastikan tidak ada anak di Kota Jayapura yang kehilangan hak memperoleh pendidikan.
Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, usai menerima 17 aspirasi warga yang mencakup persoalan pendidikan, bantuan sosial, layanan kesehatan, bantuan modal usaha, perbaikan rumah hingga drainase, Senin (27/7/2026).
Persoalan pendidikan menjadi perhatian serius setelah seorang ibu mengadukan anaknya yang tidak diterima di jenjang SMP, sementara anak lainnya belum dapat mengambil ijazah karena terkendala tunggakan biaya sekolah.
"Di Kota Jayapura tidak boleh ada anak yang tidak sekolah. Kami sudah memerintahkan Dinas Pendidikan untuk segera membantu agar anak tersebut dapat kembali bersekolah sesuai pilihannya," tegas Rustan Saru, Senin (28/7/2026).
Ia juga memastikan pemerintah akan membantu menyelesaikan persoalan ijazah yang masih ditahan pihak sekolah karena alasan ekonomi keluarga.
Selain pendidikan, Pemkot juga menindaklanjuti keluhan seorang janda yang selama bertahun-tahun tidak menerima bantuan sosial akibat kesalahan data administrasi.
Dalam sistem, warga tersebut tercatat sebagai ASN, padahal tidak memiliki pekerjaan tetap.
Rustan langsung menginstruksikan Dinas Sosial untuk memperbaiki data sehingga yang bersangkutan dapat masuk dalam daftar penerima bantuan sosial.
"Kami minta proses perbaikan data segera dikawal agar pada penyaluran berikutnya beliau sudah bisa menerima bantuan," ujarnya.



