Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebulan Dikepung Batu Apung, Pengelola Pantai Hamadi Mulai Rasakan Dampaknya

E
Penulis: Elfira Halifa❯
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Bagi wisatawan, tumpukan batu apung dan sampah plastik di Pantai Hamadi mungkin hanya mengurangi keindahan panorama.

Namun, bagi para pelaku usaha di kawasan tersebut, fenomena yang berlangsung hampir satu bulan terakhir itu menjadi ancaman bagi mata pencaharian mereka.

Setiap pagi dan sore, para pengelola pantai rutin menyapu dan memunguti sampah. Sampah-sampah tersebut dikumpul dengan menggunakan karung-karung beras berukuran besar untuk diangkut dari bibir pantai.

Advertisement

Salah satunya adalah Ibu Ondi, pemilik sekaligus pengelola kawasan wisata Pantai Hamadi. Bersama keluarganya, ia mengaku menghabiskan sebagian besar waktu hanya untuk membersihkan pantai agar tetap layak dikunjungi wisatawan.

"Setiap hari pekerjaan kami hanya bersih-bersih sampah dan batu apung. Kalau tidak dibersihkan, pengunjung pasti tidak mau datang. Padahal, penghasilan kami hanya bergantung dari pantai ini," ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (27/7/2026).

Dalam sehari, belasan karung sampah plastik berhasil dikumpulkan. Namun, upaya tersebut seperti tidak pernah selesai. Saat air laut kembali pasang, batu apung dan sampah kembali memenuhi garis pantai.

Advertisement

Fenomena ini perlahan mulai memukul sektor wisata. Ondi mengaku jumlah wisatawan menurun dalam beberapa pekan terakhir karena banyak pengunjung memilih mengurungkan niat berlibur setelah melihat kondisi pantai yang dipenuhi material apung dan limbah.

"Mungkin karena mereka (wisatawan) melihat pantai ini kotor dengan sampah dan batu apung ini, jadi tidak tertarik lagi datang," katanya.

Untuk mengurangi tumpukan batu apung, pengelola memanfaatkan sebagian material tersebut sebagai pengeras area parkir.

Meski membantu, cara itu belum mampu mengimbangi volume batu apung yang terus terbawa arus laut. (*)

Advertisement
Editor : Elfira Halifa

Artikel Terkait

Material Erupsi Gunung Api Bawah Laut Utara Papua Nugini  Penuhi Pantai Hamadi dan Base-G. Apa itu?

Material Erupsi Gunung Api Bawah Laut Utara Papua Nugini  Penuhi Pantai Hamadi dan Base-G. Apa itu?

Fenomena terdamparnya ribuan material batu apung yang melanda kawasan pesisir Kota Jayapura, termasuk Pantai Hamadi dan Pantai Base-G, akhirnya terungkap. 

Ragam Manfaat Batu Apung dan Kegunaannya dalam Kehidupan Manusia

Ragam Manfaat Batu Apung dan Kegunaannya dalam Kehidupan Manusia

Belakangan ini, muncul ribuan bahkan jutaan batu apung di perairan Utara Papua, batu yang dibawa arus lautan pasific ini memenuhi Pantai-pantai di Pupua, Mulai dari wilayah Sarmi, Biak, hingga Jayapura, seperti terlihat

Jangan Dianggap sebagai Limbah, Ini Manfaat dari Batu Apung yang Saat ini Memenuhi Sejumlah Pantai di Kota Jayapura

Jangan Dianggap sebagai Limbah, Ini Manfaat dari Batu Apung yang Saat ini Memenuhi Sejumlah Pantai di Kota Jayapura

Saat ini di beberapa Pantai di Utara Papua mulai dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Sarmi "ada kiriman" batu apung yang jumlahnya  sangat banyak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer