Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Material Erupsi Gunung Api Bawah Laut Utara Papua Nugini  Penuhi Pantai Hamadi dan Base-G. Apa itu?

L
Penulis: Lucky Ireeuw❯
Kondisi di Pantai Hamadi dipenuhi tumpukan batu apung, Selasa (28/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/LUCKY)
Kondisi di Pantai Hamadi dipenuhi tumpukan batu apung, Selasa (28/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/LUCKY)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Fenomena terdamparnya ribuan material batu apung yang melanda kawasan pesisir Kota Jayapura, termasuk Pantai Hamadi dan Pantai Base-G, akhirnya terungkap. 

Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura mengonfirmasi bahwa ribuan bahkan jutaan material batu apung yang dibawa ommbak terdampar di Pantai Utara Papua, termasuk di Pantai-pantai yang ada di kota Jayapura berasal dari aktivitas erupsi gunung api bawah laut di perairan tetangga, Papua Nugini.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG per, 27 Juli 2026, kemunculan batu apung di Kota Jayapura merupakan rangkaian dari fenomena serupa yang sebelumnya sempat melanda wilayah pesisir Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Sarmi.

Advertisement

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menjelaskan bahwa jejak pergerakan material ini sudah terpantau sejak awal Juni lalu, tepatnya pada 09 Juni 2026.
 Material ini munucl akibat erupsi gunung api bawah laut di wilayah Laut Bismarck, sebelah utara Papua Nugini (PNG), yang kemudian terbawa oleh arus permukaan laut hingga mencapai perairan utara Papua.

Diejlaskan,  dinamika pergerakan batu apung ini sangat dipengaruhi oleh pola arus permukaan laut di perairan utara Papua. Saat ini, arah arus dominan bergerak konstan dari arah timur menuju ke barat.

Kondisi tersebut membuat potensi sebaran batu apung masih dapat terus terjadi di sepanjang garis pantai pesisir utara Papua, mengikuti arah pergerakan serta kecepatan arus laut berskala regional tersebut.

Advertisement

Menanggapi fenomena alam yang berdampak pada estetika pantai dan aktivitas warga pesisir ini, BMKG mengimbau masyarakat Jayapura dan sekitarnya untuk tidak panik dan tetap tenang.
Bagi nelayan, perlu berhati-hati karena Keberadaan batu apung dalam kerapatan tinggi atau jumlah besar di tengah laut berpotensi mengganggu sistem permesinan kapal, baling-baling, hingga kelancaran jalur pelayaran. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Ragam Manfaat Batu Apung dan Kegunaannya dalam Kehidupan Manusia

Ragam Manfaat Batu Apung dan Kegunaannya dalam Kehidupan Manusia

Belakangan ini, muncul ribuan bahkan jutaan batu apung di perairan Utara Papua, batu yang dibawa arus lautan pasific ini memenuhi Pantai-pantai di Pupua, Mulai dari wilayah Sarmi, Biak, hingga Jayapura, seperti terlihat

Jangan Dianggap sebagai Limbah, Ini Manfaat dari Batu Apung yang Saat ini Memenuhi Sejumlah Pantai di Kota Jayapura

Jangan Dianggap sebagai Limbah, Ini Manfaat dari Batu Apung yang Saat ini Memenuhi Sejumlah Pantai di Kota Jayapura

Saat ini di beberapa Pantai di Utara Papua mulai dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Sarmi "ada kiriman" batu apung yang jumlahnya  sangat banyak.

Sebulan Dikepung Batu Apung, Pengelola Pantai Hamadi Mulai Rasakan Dampaknya

Sebulan Dikepung Batu Apung, Pengelola Pantai Hamadi Mulai Rasakan Dampaknya

Bagi wisatawan, tumpukan batu apung dan sampah plastik di Pantai Hamadi mungkin hanya mengurangi keindahan panorama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer