CEPOSONLINE.COM, BIAK– Ada pemandangan yang tidak biasa di sepanjang ruas jalan protokol pusat Kota Biak pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Sebanyak 249 Kepala Kampung terpilih yang berasal dari 19 distrik melakukan arak-arakan atau konvoi besar-besaran, menciptakan suasana meriah yang jarang terjadi sebelumnya dalam prosesi pelantikan pejabat tingkat kampung.
Dari pantauan ceposonline.com, aksi konvoi ini dimulai sejak pagi hari di bawah cuaca yang sangat cerah.
Ratusan pemimpin baru setingkat desa tersebut menyusuri sepanjang Jalan Selat Makassar hingga Jalan Imam Bonjol.
Kehadiran mereka tak pelak menjadi magnet bagi warga masyarakat yang memadati pinggir jalan untuk menyaksikan secara langsung wajah-wajah baru yang akan memimpin kampung mereka.
Arak-arakan ini dinilai memberikan nuansa berbeda, mengubah kesan pelantikan yang biasanya kaku menjadi sebuah perayaan demokrasi yang melibatkan masyarakat. Suasana penuh semangat ini berakhir di ujung Jalan Imam Bonjol, sebelum para peserta memasuki lokasi inti di Aula Swiss-Belhotel Cenderawasih Biak.
Meski diawali dengan keramaian di jalanan, prosesi pelantikan di dalam gedung berlangsung dengan pengamanan super ketat. Personel kepolisian dan Satpol PP tampak berjaga di setiap sudut luar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. Panitia juga membatasi jumlah pendamping, di mana hanya satu orang pihak keluarga yang diperbolehkan mendampingi kepala kampung ke dalam aula.
Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra memimpin langsung pengambilan sumpah dan janji jabatan, Pakta Integritas dan Pelantikan. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Plus, pimpinan instansi vertikal, Ketua Pengadilan Negeri Biak, serta pimpinan dan anggota DPRK Biak Numfor.
Meskipun konvoi diikuti oleh 249 orang kepala kampung, tercatat masih ada 7 kampung dari total 257 kampung di Biak Numfor yang belum mengikuti pelantikan. Penundaan ini disebabkan oleh proses administrasi nomor desa di Kementerian Dalam Negeri bagi 3 kampung, sementara 3 kampung lainnya masih harus melewati tahapan pemilihan ulang. Satu kepala kampung diketahui meninggal dunia.
Selebrasi melalui konvoi ini diharapkan menjadi simbol semangat baru bagi para kepala kampung dalam mengawali masa jabatan mereka untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat di pelosok Biak Numfor. (*)