Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Persipura vs PSIS Semarang, Ujian Berat untuk Mutiara Hitam

Yohanes Palen • Kamis, 16 April 2026 - 17:35 WIB

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, meminta para pemainnya tampil tenang dan maksimal jelang laga penting menghadapi PSIS Semarang.

Menurut Rahmad, pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Mutiara Hitam, mengingat kualitas lawan yang dinilai solid dan berpengalaman di semua lini.

“Ini laga penting, PSIS tim bagus dan kuat. Saya minta anak-anak tampil tenang dan maksimal,”ujar Rahmad Darmawan.

Ia menjelaskan, PSIS menunjukkan performa konsisten dalam beberapa laga terakhir, termasuk mampu menahan lawan-lawan mereka dengan baik, bahkan sempat unggul dalam pertandingan.

“PSIS adalah tim yang solid. Mereka mampu menahan beberapa lawan dengan sangat baik, bahkan sempat unggul,” katanya.

Rahmad juga menyoroti komposisi pemain PSIS yang diperkuat kombinasi pemain asing, naturalisasi, serta pemain lokal berpengalaman, termasuk mantan pemain tim nasional.

“Mereka punya tiga pemain asing dan tiga naturalisasi dengan kualitas bagus. Ditambah pemain lokal yang banyak di antaranya mantan pemain nasional,” jelasnya.

Meski demikian, pelatih yang akrab disapa RD itu menegaskan bahwa kekuatan lawan tidak boleh menjadi beban bagi pemain Persipura, melainkan harus dijadikan motivasi.

“Ini bukan sesuatu yang menyulitkan. Justru harus jadi motivasi untuk mengalahkan tim dengan kualitas bagus, apalagi kita bermain di kandang,”tegasnya.

Selain aspek teknis, Rahmad juga menaruh perhatian pada kondisi mental pemain. Ia tidak ingin timnya kembali diliputi ketegangan berlebihan seperti saat menghadapi Persela Lamongan.

“Kemarin kita terlalu tegang, bahkan staf pelatih juga. Terlihat dari banyaknya protes di babak pertama, sehingga permainan jadi terburu-buru,”ungkapnya.

Meski ada perbaikan di babak kedua, Rahmad menyayangkan banyaknya peluang yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.

“Di babak kedua sudah lebih baik, tapi kita punya banyak peluang yang tidak dimaksimalkan. Ini yang harus jadi perhatian,”ujarnya.

Ia pun mengingatkan para pemain untuk membawa kualitas latihan ke dalam pertandingan dengan keseriusan penuh.

“Kita harus ingat pentingnya proses latihan dan bagaimana itu diterapkan dalam pertandingan secara maksimal,”tutupnya. (*).

Editor : Yohanes Palen
#rahmad darmawan #Ceposonline.com #persipura jayapura