HUT ke-4 Papua Tengah, Gubernur Luncurkan Program BANGKIT untuk 1.000 Anak OAP

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 13:05 WIB
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat menyerahkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat program BANGKIT di Balroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa, (21/7/2026).
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat menyerahkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat program BANGKIT di Balroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa, (21/7/2026).

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk meluncurkan Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah, Selasa (21/7/2026). 

Program yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Papua Tengah yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Peluncuran Program BANGKIT berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, dan dihadiri unsur pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, DPR Papua Tengah, MRP Papua Tengah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, akademisi, dunia usaha, media massa, serta mitra pembangunan, termasuk Program SKALA.

Program BANGKIT merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menyasar anak usia di bawah lima tahun (0–4 tahun), khususnya Orang Asli Papua. Melalui program ini, pemerintah akan menyalurkan bantuan tunai yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus untuk mendukung pemenuhan gizi dan kesehatan balita.

Pada tahap awal, program akan dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, dan Paniai. Penetapan wilayah tersebut mempertimbangkan kemudahan akses serta kondisi keamanan. 

Tahun pertama pelaksanaannya akan menjangkau sekitar 1.000 anak Orang Asli Papua, sebelum diperluas ke empat kabupaten lainnya pada 2027.

Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, mengatakan Program BANGKIT bukan sekadar penyaluran bantuan sosial, tetapi merupakan investasi bagi masa depan Papua Tengah melalui pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan sosial. Lebih dari itu, Program BANGKIT adalah investasi untuk masa depan Papua Tengah, investasi kepada anak-anak kita, kepada keluarga-keluarga kita, dan kepada generasi yang kelak akan memimpin negeri ini,” ujar Meki.

Menurutnya, peluncuran program tersebut juga sejalan dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini, yakni “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak.”

“Tahun ini baru empat kabupaten. Tahun depan kita tambah empat kabupaten yang belum masuk sehingga seluruh kabupaten di Provinsi Papua Tengah dapat merasakan manfaat Program BANGKIT,” katanya.

Berdasarkan data tahun 2024, jumlah penduduk miskin di provinsi ini mencapai sekitar 308 ribu jiwa atau 29,76 persen dari total penduduk. Di sisi lain, terdapat lebih dari 55 ribu balita yang menjadi kelompok penting dalam pembangunan generasi masa depan.

Pemerintah juga masih menghadapi tingginya angka stunting, underweight, wasting, hingga kematian balita. 

Karena itu, Program BANGKIT dirancang sebagai bentuk perlindungan sosial yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Papua Tengah, khususnya Orang Asli Papua. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi semangat Otonomi Khusus Papua yang menempatkan peningkatan kesejahteraan OAP sebagai prioritas pembangunan.

Kesepakatan bersama ditandatangani oleh Bupati Paniai, Bupati Dogiyai, Bupati Puncak, dan Bupati Puncak Jaya. Delapan poin kesepakatan tersebut di antaranya memuat penyelarasan kebijakan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mendukung Program BANGKIT, termasuk pembentukan sekretariat bersama di tingkat kabupaten.

Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, mengatakan peluncuran ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Program BANGKIT kepada masyarakat sekaligus membangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaannya.

“Launching ini bertujuan memperkenalkan Program BANGKIT Papua Tengah kepada masyarakat, sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan Provinsi Papua Tengah,” kata Eliezer.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
OAP Papua Tengah Ceposonline.com