HUT ke-4 Papua Tengah, Gubernur Luncurkan Program BANGKIT untuk 1.000 Anak OAP

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk meluncurkan Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah, Selasa (21/7/2026).
Program yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Papua Tengah yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Peluncuran Program BANGKIT berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, dan dihadiri unsur pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, DPR Papua Tengah, MRP Papua Tengah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, akademisi, dunia usaha, media massa, serta mitra pembangunan, termasuk Program SKALA.
Program BANGKIT merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menyasar anak usia di bawah lima tahun (0–4 tahun), khususnya Orang Asli Papua. Melalui program ini, pemerintah akan menyalurkan bantuan tunai yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus untuk mendukung pemenuhan gizi dan kesehatan balita.
Pada tahap awal, program akan dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, dan Paniai. Penetapan wilayah tersebut mempertimbangkan kemudahan akses serta kondisi keamanan.
Tahun pertama pelaksanaannya akan menjangkau sekitar 1.000 anak Orang Asli Papua, sebelum diperluas ke empat kabupaten lainnya pada 2027.
Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, mengatakan Program BANGKIT bukan sekadar penyaluran bantuan sosial, tetapi merupakan investasi bagi masa depan Papua Tengah melalui pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan sosial. Lebih dari itu, Program BANGKIT adalah investasi untuk masa depan Papua Tengah, investasi kepada anak-anak kita, kepada keluarga-keluarga kita, dan kepada generasi yang kelak akan memimpin negeri ini,” ujar Meki.
Menurutnya, peluncuran program tersebut juga sejalan dengan tema Hari Anak Nasional tahun ini, yakni “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak.”
“Tahun ini baru empat kabupaten. Tahun depan kita tambah empat kabupaten yang belum masuk sehingga seluruh kabupaten di Provinsi Papua Tengah dapat merasakan manfaat Program BANGKIT,” katanya.



