CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah tidak hanya diisi kegiatan seremonial.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di kawasan Bandara Lama Nabire secara GRATIS.
Layanan yang mengusung program “Ko Harus Sehat” ini menjadi salah satu upaya pemerintah mengajak masyarakat membiasakan diri memeriksakan kesehatan sejak dini.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Obeth Tekege, mengatakan kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, momentum HUT Papua Tengah dimanfaatkan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Melalui program Ko Harus Sehat, kami ingin memastikan masyarakat yang datang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan berada dalam kondisi sehat. Orang yang sehat harus tetap sehat, sedangkan yang sakit bisa segera mendapatkan pengobatan,” ujar Obeth saat ditemui di Stand Pemeriksaan Kesehatan Gratis di kawasan Bandara Lama Nabire, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan.
“Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat. Jangan menunggu sakit baru datang ke rumah sakit. Lebih baik melakukan pemeriksaan sejak dini sehingga penyakit bisa diketahui dan ditangani lebih cepat,” katanya.
Kegiatan ini menggandeng Pemerintah Kabupaten Nabire melalui empat puskesmas, yakni Puskesmas Kalibobo, Kota Lama, Karang Mulia, dan Karang Tumaritis.
Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan cukup membawa identitas diri. Dalam satu paket pelayanan, tersedia pemeriksaan kesehatan umum, gula darah, kolesterol, asam urat hingga pemeriksaan malaria apabila terdapat indikasi.
“Semua layanan ini kami berikan secara gratis. Harapannya masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini dan tidak menunggu sampai sakit baru mencari pengobatan,” tutur Obeth.
"Kami siapkan satu unit ambulans di lokasi kegiatan untuk mengantisipasi kondisi darurat maupun masyarakat yang membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan" imbuhnya. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser