Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Gubernur Papua Selatan Minta Pengawasan Penyakit di Perbatasan RI–PNG Diperkuat

Yulius Sulo • Rabu, 24 Juni 2026 | 10:34 WIB
Apolo Safanpo 
(Sulo/Ceposonline.com)
Apolo Safanpo  (Sulo/Ceposonline.com)

CEPOSONLINE.COM,  MERAUKE – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo  meminta Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan memperkuat sistem pengawasan (surveilans) penyakit di wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini sebagai langkah mengantisipasi penyebaran penyakit lintas negara.

Permintaan  Gubernur tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan Setda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno pada  kegiatan penguatan komitmen lintas sektor dalam mendukung percepatan imunisasi, pengendalian malaria, serta penurunan angka kematian ibu dan anak di Provinsi Papua Selatan, Selasa (23/6/2026).   

Menurut Apolo Safanpo, Kabupaten Merauke dan Boven Digoel  merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan PNG. Tingginya mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan berpotensi meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit menular yang tidak mengenal batas administrasi.

"Pergerakan penduduk di kawasan perbatasan menciptakan risiko penularan penyakit yang tidak mengenal batas administrasi. Karena itu saya mengarahkan Dinas Kesehatan untuk memperkuat surveilans di wilayah perbatasan," tegasnya.

Gubernur juga meminta Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) baik Sota di Merauke dan Yetetkun di Boven Digoel serta seluruh instansi terkait untuk menyelaraskan strategi pengendalian penyakit lintas negara.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi sangat penting agar deteksi dini, pelaporan kasus, serta langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi, terutama terhadap penyakit menular seperti malaria yang masih menjadi tantangan kesehatan di Papua Selatan.

Apolo menegaskan bahwa penguatan pengawasan kesehatan di wilayah perbatasan merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam melindungi masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program percepatan imunisasi, pengendalian malaria, serta penurunan angka kematian ibu dan anak di Papua Selatan.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi agar sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit di kawasan perbatasan semakin efektif dan mampu mencegah penyebaran penyakit lintas negara. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Apolo Safanpo #PAPUA SELATAN