CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Selebaran terkait rencana aksi demo di Jayapura pada Selasa (7/4/2026) besok menimbulkan kekhawatiran di tengah publik. Tak sedikit yang mempertanyakan apakah besok ada demo atau seperti apa situasi nanti.
Pasalnya dalam selebaran tersebut menuliskan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut terlibat dalam aksi ini yang berkaitan dengan penentuan nasib bagi bangsa Papua. Terkait ini pihak kepolisian menyatakan bahwa personel gabungan akan disiapkan untuk mengantisipasi rencana aksi.
Pendemo juga akan menyuarakan soal penutupan perusahaan tambang emas terbesar PT Freeport Indonesia. Hanya kali ini dilakukan oleh Forum Independen Mahasiswa (FIM).
Terkait ini sebanyak 650 personel gabungan dikerahkan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, mengatakan bahwa ratusan personel tersebut merupakan gabungan dari berbagai unsur aparat keamanan. “Pengamanan akan digabungkan dengan TNI dan unsur terkait," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).
Terkait dengan perizinan aksi, Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan izin terhadap rencana demonstrasi tersebut. Dengan demikian, aparat akan tetap melakukan langkah-langkah pengamanan sesuai prosedur guna menjaga stabilitas keamanan di Kota Jayapura. "Kita menolak, dengan kata lain tidak diizinkan," tegasnya.
Meski demikian, aparat tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan pengamanan di lapangan. Pengamanan difokuskan terutama di wilayah Abepura yang diperkirakan menjadi salah satu titik utama pergerakan massa.
"Kami berharap masyarakat tidak terpengaruh isu-isu yang beredar. Harus disaring, dicek kembali, dikroscek kembali kebenarannya," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa aparat keamanan akan berupaya maksimal agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal seperti biasa, tanpa terganggu oleh adanya rencana aksi tersebut. "Harapannya masyarakat tetap bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser