Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

BREAKING NEWS: Gencatan Senjata Iran-AS-Israel Disepakati, Ini Daftar 10 Poin Proposal yang Bikin Dunia Tegang!

Weny Firmansyah • Rabu, 8 April 2026 - 17:49 WIB
DonaldTrump. (JAWAPOS)
DonaldTrump. (JAWAPOS)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan AS-Israel akhirnya tercapai setelah Amerika Serikat menerima proposal berisi 10 poin yang diajukan Teheran.

Kesepakatan ini berlaku selama dua minggu sebagai tahap awal menuju negosiasi lanjutan. Dalam pernyataan resminya, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyebut keberhasilan ini sebagai bentuk kemenangan diplomatik.

Iran menilai mereka berada di posisi unggul karena mampu mendorong Amerika Serikat menerima daftar isi poin proposal yang diajukan.

Dikutip dari radarsolo.jawapos.com, kesepakatan ini tidak lepas dari peran Pakistan sebagai mediator yang menjembatani komunikasi antara kedua pihak.

Proposal tersebut kemudian disetujui oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai dasar pembicaraan damai.


“Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya bahwa itu adalah dasar yang layak untuk bernegosiasi,” tulis Trump melalui akun Truth Social @realDonaldTrump.


Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa isi proposal tersebut dinilai realistis dan dapat menjadi fondasi untuk proses diplomasi lanjutan.


Ia juga menekankan bahwa tekanan militer dari Amerika Serikat menjadi faktor penting yang mendorong Iran bersedia berkompromi, termasuk terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.


"Yang benar adalah bahwa Presiden Trump dan militer kita yang kuat telah membuat Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz, dan negosiasi akan berlanjut," ujarnya.

 

Daftar Isi Poin Proposal Iran dalam Gencatan Senjata

Meski tidak seluruh poin proposal Iran dipublikasikan secara rinci, sejumlah elemen utama berhasil terungkap dari pernyataan resmi dan laporan media.

Berikut beberapa poin penting dalam daftar proposal gencatan senjata Iran-AS-Israel:

Pengakuan penuh terhadap program pengayaan uranium Iran sebagai hak kedaulatan.
Pencabutan seluruh sanksi ekonomi, baik primer maupun sekunder.
Iran tetap mempertahankan kendali atas Selat Hormuz sebagai jalur strategis global.
Penghentian seluruh serangan terhadap Iran dan sekutunya.
Penarikan pasukan militer Amerika Serikat dari kawasan Timur Tengah.
Pembebasan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri.
Pembentukan jalur aman pelayaran di Selat Hormuz.
Komitmen terhadap rekonstruksi pasca-konflik.
Stabilisasi kawasan yang terdampak konflik.
Pengesahan kesepakatan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB agar mengikat secara hukum internasional.

Dalam pernyataannya, pemerintah Iran menegaskan bahwa pengesahan melalui PBB akan menjadi kemenangan diplomatik besar bagi negara tersebut.

Peran Pakistan dan Dinamika Negosiasi

Kesepakatan gencatan senjata Iran-AS-Israel ini terjadi setelah Pakistan aktif menjadi mediator. Sebelumnya, Islamabad sempat menawarkan gencatan senjata selama 45 hari.

Namun, Iran menolak opsi tersebut karena menganggap gencatan sementara hanya memberi waktu bagi lawan untuk menyusun strategi baru.

Ketegangan sempat meningkat setelah Trump mengancam akan menyerang infrastruktur vital Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka.

Situasi tersebut akhirnya mereda setelah Pakistan meminta penundaan dan mendorong kedua pihak kembali ke meja perundingan.

Hasilnya, disepakati gencatan senjata selama dua minggu sebagai langkah awal menuju perdamaian yang lebih permanen.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#iran #amerika #Donald Trump