Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pilot WN Amerika Tewas, TPNPB-OPM Klaim Serang dan Bakar Pesawat AMA di Yahukimo

Yohanes Palen • Kamis, 2 Juli 2026 | 17:56 WIB
Nampak puing pesawat yang sudah hangus terbakar di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/SEBBY SEMBOM).
Nampak puing pesawat yang sudah hangus terbakar di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/SEBBY SEMBOM).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan yang menewaskan seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin dalam sebuah aksi penembakan yang terjadi di Lapangan Terbang Ipdeheik Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 09.15 WIT.

Selain menembak mati pilotnya, TPNPB-OPM juga melakukan pembakaran pesawat perintis jenis Pilatus milik Associated Mission Aviation (AMA) 

Adapun klaim tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers yang diterima Ceposonline.com, Kamis (2/7/2026) malam.

Sebby menyebut bahwa, aksi tersebut dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dari Kompi Bakusip.

"Penembakan dan pembakaran pesawat dilakukan atas perintah Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Brigjen Elkius Kobak,"kata Sebby.

Sebby menyebut bahwa, pesawat tersebut melanggar ultimatum yang sebelumnya dikeluarkan TPNPB-OPM terkait larangan penerbangan di wilayah yang mereka sebut sebagai daerah operasi.

Ia juga menyampaikan bahwa, TPNPB-OPM menuduh sejumlah penerbangan sipil digunakan untuk mengangkut personel dan logistik militer Indonesia ke wilayah pedalaman Papua. 

Atas dasar tuduhan itu, kelompok tersebut mengaku melakukan penyerangan terhadap pesawat dan pilot.

Selain mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut, TPNPB-OPM kembali mendesak Presiden Prabowo Subianto membuka ruang perundingan internasional guna menyelesaikan konflik Papua. 

Mereka juga meminta keterlibatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai fasilitator dialog antara Pemerintah Indonesia dan pihak yang mereka wakili.

"TPNPB-OPM meminta maskapai penerbangan sipil menghentikan penerbangan ke wilayah yang mereka kategorikan sebagai zona operasi,"jelas Sebby.

Selain itu lanjut Sebby bahwa, bahwa mereka juga menyampaikan ancaman akan melakukan tindakan serupa terhadap pesawat sipil yang mereka anggap mendukung operasi militer Indonesia.

TPNPB-OPM juga mengklaim pasukannya telah meninggalkan lokasi kejadian menuju wilayah lain di Kabupaten Yahukimo dan meminta aparat keamanan tidak melakukan operasi terhadap masyarakat sipil sebagai respons atas insiden tersebut.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebut pesawat AMA PK-RCY dibakar di Lapangan Terbang Balinggama pada Kamis pagi. 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan, pemerintah, maupun pihak Associated Mission Aviation (AMA) yang mengonfirmasi klaim TPNPB-OPM mengenai kronologi kejadian, identitas korban, maupun motif penyerangan.

Adapun Ceposonline.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak TNI-Polri, pemerintah daerah, dan pengelola maskapai untuk memastikan seluruh fakta terkait insiden tersebut. (*).

Editor : Yohanes Palen
#yahukimo #opm #pilot