Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Bupati Waropen Ingatkan Kontingen PENAS KTNA Jadi Duta Pembangunan dan Serap Ilmu Modern

Ismail Ceposonline • Senin, 15 Juni 2026 | 20:25 WIB
Bupati Waropen Drs. F.X Mote, M.Si dan Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K Dippan, S.Sos  melakukan kegiatan penanaman padi di Kampung Ruambak Jaya, Waropen, bersama unsur Pemprov Papua Gubernur Papua dan Ketua DPR Provinsi Papua dan jajarannya. 
Bupati Waropen Drs. F.X Mote, M.Si dan Ketua DPRK Waropen Yeneke S.K Dippan, S.Sos  melakukan kegiatan penanaman padi di Kampung Ruambak Jaya, Waropen, bersama unsur Pemprov Papua Gubernur Papua dan Ketua DPR Provinsi Papua dan jajarannya. 

CEPOSONLINE.COM, WAROPEN – Keikutsertaan kontingen Kabupaten Waropen dalam Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII tahun 2026 di Provinsi Gorontalo bukan sekadar kegiatan seremonial semata.

 Para peserta didorong untuk memposisikan diri sebagai pembelajar, pelaku usaha, sekaligus duta pembangunan daerah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Waropen, Bob Woriori, saat melepas secara resmi 32 peserta kontingen di Waropen, Senin (15/6).

Bupati menyampaikan bahwa sektor pertanian dan perikanan merupakan kekuatan utama daerah yang harus terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mengingat tantangan zaman, ia mengimbau para petani dan nelayan lokal untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, informasi, dan pola usaha yang modern agar mampu bersaing.

“Keikutsertaan dalam PENAS hendaknya tidak dimaknai sebagai seremonial saja. Lebih dari itu, kegiatan ini harus menghasilkan gagasan, pengetahuan, dan praktik-praktik baik yang nantinya dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan di Kabupaten Waropen,” ujar Bob Woriori saat membacakan amanat Bupati.

Selama berada di Gorontalo, seluruh peserta diminta untuk menjaga sikap, etika, disiplin, dan kekompakan. Dengan menjunjung tinggi semangat persatuan lokal “Ndi Sowosio Ndi Korako” (Kita Bersatu Kita Kuat), kehadiran kontingen diharapkan mampu mencerminkan masyarakat Waropen yang ramah, terbuka, dan pekerja keras.

Pemerintah daerah berharap sekembalinya dari ajang nasional tersebut, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari berbagai agenda—seperti temu karya hingga peragaan teknologi—dapat disebarluaskan menjadi inspirasi bagi kelompok tani dan nelayan di kampung maupun distrik masing-masing demi mewujudkan visi Waropen yang bangkit, mandiri, dan sejahtera. (*).

Editor : Agung Trihandono
#Ceposonline.com #Waropen