Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

VIRAL Emil Audero Main Bola Bareng Bocil, Tampil Lowkey dengan Kaus Oblong dan Sandal Jepit

Gratianus Silas • 2025-06-25 13:00:55
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi bermain sepak bola di salah satu SMP Negeri di Lombok Tengah. (Lombok Post)
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi bermain sepak bola di salah satu SMP Negeri di Lombok Tengah. (Lombok Post)

CEPOSONLINE.COM – Siapa tak kenal Emil Audero.

Kiper Timnas Indonesia yang satu ini kerap tampil garang di bawah mistar gawang.

Namun, siapa sangka Emil punya sisi lain yang tak banyak diketahui orang.

Baru-baru ini, pemain berusia 28 tahun itu berkunjung ke tanah kelahirannya, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Di sana, ia menyempatkan diri mengunjungi salah satu sekolah negeri di Lombok bersama anaknya.

Emil bersama anaknya bahkan terlihat bermain bola dengan para bocah setempat.

Dalam foto dan video yang beredar, terlihat Emil Audero yang mengenakan kaus oblong berwarna putih dan celana pendek.

Awalnya ia sebatas menemani anaknya, Niccolo, untuk bermain bola dengan anak-anak.

Namun, Emil kemudian ikut bermain dan menunjukkan sedikit kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar, meski menggunakan sandal jepit.

Berdasarkan laporan Lombok Post (Jawa Pos Group), momen langka itu terjadi di SMP Negeri 6 Jonggat, Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, pada Sabtu (21/6) siang.

Pria kelahiran 18 Januari 1997 itu datang karena ada kegiatan bakti sosial sederhana bersama para murid dan anak-anak di sekitar sekolah tersebut.

"Kegiatan sosial sendiri tidak resmi, sederhana. Hanya konfirmasi melalui WhatsApp antara orang tua Emil (Edi Mulyadi) dengan teman sekolah ayahnya dulu," ungkap Kepala SMP Negeri 6 Jonggat, M Zaki Nurzam, pada Lombok Post, Sabtu (21/6).

Zaki menambahkan, kehadiran Emil Audero membuat siswa-siswanya jadi bahagia. Ia menyebut momen ini luar biasa dan sangat langka.

"Alhamdulillah, sangat senang dan antusias, baik siswa-siswi sendiri maupun anak-anak sekitar sekolah karena ini adalah sesuatu yang sangat langka, terlebih beliau datang bersama keluarga untuk kegiatan sosial yakni berbagi kepada sesama," beber Zaki.

Terkait aksi sosial yang dilaksanakan Emil Audero dan keluarga, Zaki mengatakan kegiatannya adalah berbagi paket sembako kepada anak-anak yang mengikuti program boarding school di sekolah.

"Kehadiran Emil Audero berikan semangat bagi anak-anak di sini, terima kasih," ucapnya.

Emil Audero dan keluarganya memang sedang berada di Lombok. Dia datang tepat setelah berlaga melawan Jepang, bersama dengan Kevin Diks, dan tiba di Lombok pada Kamis (12/6) lalu.

Emil dan Kevin Diks datang ke Lombok Tengah untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga tercinta.

Mereka tiba di Bandara Internasional Zainuddin Madjid (BIZAM) dengan waktu yang berbeda.

Emil Audero diketahui tiba di bandara pada pukul 11.00 Wita. Dia dijemput langsung oleh ayahnya, Edi Mulyadi.

Edi Mulyadi didampingi istri Emil Audero, Federica Boccardo, dan anaknya, Niccolo.

Pihak Bandara Lombok juga sempat meminta testimoni tentang Bandara Lombok dan berfoto bersama kedua pemain.

Sayangnya, pihak bandara tidak banyak berinteraksi dengan Emil Audero maupun Kevin Diks.

"Mereka ke sini untuk keperluan beristirahat setelah perjalanan panjang dari Jepang.”

“Kita respect juga kegiatan personalnya selama di Lombok," kata Millyas pada Jumat (13/6), dipetik dari Lombok Post.

Diketahui, dalam video testimoni itu, Kevin Diks mengaku sangat bahagia bisa kembali ke Lombok.

"Bandara ini bagus, sebagian berada di dalam ruangan, dan saya selalu senang kembali ke sini," jelas Kevin Diks.

Sementara Emil Audero, saat tiba di bandara, mengagumi keindahan Bandara Lombok sehingga sangat senang berada di Praya.

"Keluarga saya berada di Praya dan saya banyak menghabiskan waktu di sini. Di sini sangat bagus dan terima kasih banyak atas sambutan hangatnya," jelas Emil Audero.

Kedatangan Emil Audero ke Lombok sebenarnya tidak tiba-tiba.

Sang ayah sempat membocorkannya dengan menyebut putranya itu akan menyempatkan waktu berlibur ke kampung halaman di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

"Setelah bermain di Jakarta, lalu ke Jepang, paling tidak tanggal 12 Juni, setelah itu break ada sedikit masa liburan yang akan dihabiskan di Lombok.

Habis liburan dengan keluarga, Emil lanjut ke Como," kata Edi Mulyadi.

Benar saja, setelah kekalahan itu, Emil Audero pun kembali ke Lombok untuk bertemu keluarganya.

Dia tidak sendiri, melainkan ditemani pemain timnas lainnya, Kevin Diks.

 Diketahui, keluarga dari istri Kevin Diks memiliki restoran di kawasan Selong Belanak.

(*)

Editor : Gratianus Silas
#lombok #emil audero #timnas indonesia #Ceposonline.com