Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disorot Publik, Kapolda Siap Evaluasi Kinerja Kapolres Dogiyai

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, saat diwawancarai media usai pimpin pertemuan dengan koalisi masyarakat Dogiyai di Nabire, Kamis (2/4/2026).(CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, saat diwawancarai media usai pimpin pertemuan dengan koalisi masyarakat Dogiyai di Nabire, Kamis (2/4/2026).(CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM,NABIRE-Sorotan publik terhadap kinerja Kapolres Dogiyai kian menguat di tengah situasi keamanan yang belum sepenuhnya kondusif di wilayah tersebut.

Sejumlah insiden yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, serta aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui berbagai pernyataan, menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Menanggapi hal itu, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Dogiyai melalui mekanisme internal yang berlaku di institusi Polri.

Advertisement

Kapolda mengungkapkan, sejumlah poin dalam surat pernyataan yang disampaikan masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan situasi keamanan dan penanganan kasus akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi.

“Kami akan pelan-pelan menindaklanjuti poin-poin yang disampaikan masyarakat. Ada beberapa poin dalam surat pernyataan yang akan kami tindak lanjuti, salah satunya terkait kinerja kapolres yang akan saya evaluasi. Namun evaluasi itu ada mekanismenya, tidak bisa dilakukan begitu saja,” ujar Kapolda Papua Tengah kepada wartawan usai melakukan dialog dengan koalisi masyarakat Dogiyai, di Cafe Chartenz Nabire, Kamis, (2/4/2026).

Ia menegaskan bahwa proses evaluasi terhadap pimpinan di tingkat Polres harus melalui tahapan dan prosedur yang jelas, serta dilakukan secara objektif dan profesional.

Advertisement

“Ada tahapan dan mekanisme yang kami tempuh dalam Polri untuk evaluasi kapolres di daerah. Pastinya, permintan evaluasi kapolres akan saya lakukan,” ungkap Kapolda. 


Di tengah dinamika yang terjadi, Kapolda juga menyatakan dukungannya terhadap usulan pembentukan tim independen untuk mengkaji persoalan di Dogiyai secara lebih menyeluruh. 

Menurutnya, kehadiran pihak di luar institusi kepolisian dapat memberikan perspektif tambahan serta mendorong transparansi dalam penanganan kasus.

“Saya setuju dengan dorongan untuk membentuk tim independen. Karena selama ini kita melihat dari satu sisi saja, baik dari pihak sini maupun pihak sebelah. Kalau ada pihak lain yang memberikan masukan, tentu akan lebih baik dan transparan,” jelasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Ketua KADIN Waropen Andre Wonatorei Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pengusaha Asli Papua

Ketua KADIN Waropen Andre Wonatorei Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pengusaha Asli Papua

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Waropen, Andre Wonatorei, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keberpihakan terhada

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AK (37) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penemb

Polisi Percepat Proses Hukum Dua Pelajar Tersangka Pemerkosaan

Polisi Percepat Proses Hukum Dua Pelajar Tersangka Pemerkosaan

Kepolisian Resor Mimika memastikan proses hukum terhadap dua pelajar berinisial DS (18) dan OY (17) yang diduga melakukan pemerkosaan akan d

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer