Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Belasan Tahun Mengabdi, Honorer Sarmi Tagih Kepastian Status

Vicky Ambani • 2025-12-18 15:34:42

 

Anggota Forum Honorer Kabupaten Sarmi saat melakukan orasi di depan Kantor BKPSDM Sarmi, Kamis (18/12/2025). Dalam orasinya, mereka menuntut keadilan dan kepastian status tenaga honorer di daerah.
Anggota Forum Honorer Kabupaten Sarmi saat melakukan orasi di depan Kantor BKPSDM Sarmi, Kamis (18/12/2025). Dalam orasinya, mereka menuntut keadilan dan kepastian status tenaga honorer di daerah.

CEPOSONLINE.COM,SARMI-Seruan tuntutan keadilan kembali menggema di halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarmi, Kamis (18/12/2025).

 

Puluhan anggota Forum Honorer Kabupaten Sarmi berkumpul menyuarakan keresahan mereka terhadap belum adanya kejelasan status tenaga honorer di daerah.

 

Aksi tersebut dilakukan secara damai dengan membawa spanduk dan tulisan aspirasi bernada tanya: “Adakah tempat bagi honorer?”

 

Kalimat sederhana itu menjadi simbol kegelisahan mereka setelah sekian lama menunggu kejelasan formasi dan kepastian pengangkatan sebagai ASN maupun PPPK.

 

Koordinator Forum Honorer Kabupaten Sarmi, Onesimus Bisim mengatakan, pemerintah daerah seharusnya lebih terbuka dan berpihak pada tenaga honorer yang sudah mengabdi selama bertahun-tahun.

 

“Kami bukan menuntut lebih, kami hanya ingin keadilan dan kepastian. Jangan biarkan kami menggantung tanpa arah,” ujarnya dengan nada tegas.

 

Menurut Ones, sebagian besar tenaga honorer di Sarmi telah bekerja lebih dari sepuluh tahun di berbagai instansi, namun hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperjuangkan nasib mereka ke tingkat pusat.

 

“Kami hanya mendengar janji, tetapi tidak ada tindak lanjut nyata. Kami merasa seolah-olah tidak dianggap bagian dari sistem pemerintahan ini,” tambahnya.

 

Aksi ini juga menyoroti peran Pj Sekda Kabupaten Sarmi, yang dinilai belum menunjukkan keseriusan dalam memperjuangkan aspirasi honorer ke Kementerian PAN-RB.

 

Forum menilai, pemerintah daerah seolah bersembunyi di balik kebijakan pusat tanpa upaya nyata mendorong penyelesaian masalah honorer di daerah.

 

Di sisi lain, para honorer berharap agar bupati dan pimpinan BKPSDM Sarmi segera membuka ruang dialog dan mencari solusi bersama.

 

Mereka menegaskan bahwa perjuangan ini bukan sekadar soal jabatan, tetapi juga soal pengakuan atas pengabdian dan hak sebagai warga negara.

 

“Kami tidak akan pulang dan membuka palang ini, sebelum ada penjelasan dari Kepala BPSDM Sarmi, sekda dan bupati terkait tuntutan kami hari ini,” tambah Marthen Marbo salah satu dari perwakilan honorer yang ikut dalam orasi tuntutan.(*)

Editor : Elfira Halifa
#SARMI #Ceposonline.com #BKPSDM