Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Optimalkan Transparansi Anggaran, Bupati Biak Numfor Buka Workshop Penyaluran Dana Desa Tahun 2026

Ismail Ceposonline • Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB
Pelaksanaan Workshop Penyaluran Dana Desa 2026 di Biak Numfor, Senin (15/6/2026). 
(Ceposonline.com/Ismail)
Pelaksanaan Workshop Penyaluran Dana Desa 2026 di Biak Numfor, Senin (15/6/2026).  (Ceposonline.com/Ismail)

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor secara resmi menggelar kegiatan Workshop Penyaluran Dana Desa Tahun 2026 bagi para pengelola dana kampung se-Kabupaten Biak Numfor. 

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, bertempat di Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Biak Numfor, pada Senin (15/6). 

Turut hadir Pj Sekda Biak Numfor Zakarias Mailoa, Staf Ahli dan Asisten Pemerintahan serta Kadis Pemkamp. 


Workshop ini dijadwalkan berlangsung dalam dua gelombang, yakni pada hari Senin serta dilanjutkan kembali pada Rabu hingga Jumat, 17–19 Juni 2026, dengan memanfaatkan Ruang Arsip Kabupaten Biak Numfor sebagai pusat pelaksanaan posko edukasi.


Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Markus O. Mansnembra menekankan pentingnya sinergi dan penguatan kapasitas bagi seluruh aparatur kampung. 

Workshop kali ini mengusung tema "Tata Kelola Dana Desa 2026: Akurat, Akuntabel, Tepat Sasaran untuk Mewujudkan Biak Numfor yang Sejahtera, Inklusif dan Berkelanjutan". 

Melalui tema besar tersebut, Pemerintah Daerah berharap pengelolaan dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat tidak lagi sekadar menjadi rutinitas administratif, melainkan instrumen utama yang mampu menggerakkan roda ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput secara merata.

Di tempat yang sama, Kepala BPKAD Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si., memberikan penjelasan teknis mengenai urgensi dari pelaksanaan kegiatan ini. 

Menurutnya, sebagian besar aparat kampung yang menjabat saat ini merupakan figur baru yang masih memerlukan penyesuaian. 


"Aparat kampung ini baru dan mekanisme tahapan juga berbeda dengan tahun sebelumnya, jadi kami memandang perlu untuk melakukan workshop penyaluran dana desa," ungkap Gunadi. Langkah preventif ini diambil agar para perangkat desa yang baru dilantik tidak mengalami kegagapan dalam menghadapi regulasi dan sistem pelaporan keuangan yang dinamis.


Lebih lanjut, Gunadi memaparkan perkembangan positif mengenai realisasi progres keuangan di wilayahnya. Ia memastikan bahwa seluruh kampung di Kabupaten Biak Numfor sudah mulai menerima hak anggarannya. 


"Seluruh kampung sudah disalurkan dana desanya. Sebanyak 254 Kampung, dan 38 miliar (Rp38.061.552.400,-) sudah disalurkan ke rekening kampung dari total 95 miliar lebih (Rp95.153.881.00,-)," jelasnya rinci. 

Anggaran awal yang telah masuk ke rekening kas kampung tersebut diharapkan dapat segera digunakan untuk mendanai program-program prioritas yang mendesak.


Sebagai informasi, workshop intensif ini memang dirancang secara inklusif dengan melibatkan eleme tingkatan terbawah.

 Hadir sebagai peserta aktif di antaranya adalah Kepala Kampung, Sekretaris Kampung, Kaur Keuangan, serta Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK Kampung). 

Guna memastikan pengawasan melekat, kegiatan ini juga mengundang Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, jajaran Distrik, serta unsur terkait lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk meminimalisasi kendala teknis dalam pelaporan keuangan daerah.


Secara garis besar, terdapat lima tujuan utama yang ingin dicapai lewat workshop ini, mulai dari menyamakan persepsi, mencegah keterlambatan penyaluran ke Kas Negara hingga memperkuat kualitas pertanggungjawaban. 


Kata Gunadi, Penggunaan aplikasi penunjang seperti Siskeudes dan OMSPAN juga dioptimalkan agar pelaporan dapat berjalan secara real-time. Dengan menyelaraskan visi lewat jargon "Dana Desa Tepat Kelola, Kampung Maju, Masyarakat Sejahtera", Pemkab Biak Numfor optimis pengelolaan dana total 95 miliar lebih tersebut dapat mendukung penuh pembangunan kampung yang transparan dan akuntabel. (*)

Editor : Agung Trihandono
#BIAK #Ceposonline.com #Markus O Mansnembra #dana desa