Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Boaz Solossa Sebut Duo Brasil Jadi Keunggulan Persipura

Gratianus Silas • 2025-09-22 15:39:45
Bek Persipura, Artur Vieira, saat dikawal dua pemain PSIS Semarang pada laga di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Jayapura.
Bek Persipura, Artur Vieira, saat dikawal dua pemain PSIS Semarang pada laga di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Jayapura.

CEPOSONLINE.COM, SENTANI – Kemenangan Persipura atas PSIS Semarang di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Jayapura, pada Sabtu, 20 September 2025, tak lepas dari kontribusi dua Brasil, Artur Vieira dan Matheus Silva.

Pasalnya, kedua pemain mencetak gol pada laga yang berkesudahan 2-0 itu.

Lebih jauh, gol Artur dan Matheus sama-sama tercipta lewat sundulan terarah ke gawang PSIS Semarang.

Kapten Persipura, Boaz Solossa, menjelaskan proses terjadinya gol pertama Persipura melawan PSIS Semarang.

Gol Artur Vieira pada menit ke-47 tercipta melalui sundulan usai mengkonversi umpan corner kick yang dilepaskan Boaz Solossa.

“Pada saat corner kick, angkat tangan satu atau tangan dua untuk mengisyaratkan posisi pemain.”

“Dan di posisi itu pemain sudah siap.”

“Puji Tuhan crossing yang saya lakukan akurat dan timing Artur melompat juga pas,” jelas Boaz Solossa usai laga.

Dengan demikian, sundulan Artur mengarah tepat ke dalam gawang PSIS Semarang.

Diketahui, di sepak bola, pada saat tendangan sudut, pemain yang bertindak sebagai eksekutor biasanya mengangkat tangan sebelum melepaskan tendangan.

Gerakan mengangkat satu atau dua tangan ini merupakan sinyal persiapan bagi rekan satu tim untuk bersiap mengambil posisi karena bola akan segera ditendang.

Gerakan tangan ini juga sebagai penanda untuk memberi tahu rekan setim ke mana bola akan ditempatkan, seperti ke tiang dekat atau tiang jauh.

Dengan memiliki pemain berpostur tinggi seperti Artur Vieira dan Matheus Silva, Persipura mampu menciptakan peluang gol dari bola-bola atas.

Disebutkan, Artur Vieira yang berposisi sebagai bek tengah memiliki tinggi 190 centimeter.

Sedangkan Matheus Silva yang merupakan seorang striker, bertinggi badan 193 centimeter.

“Beberapa kali latihan, mereka dua (Artur dan Matheus) yang harus kita cari.”

“Karena sekarang sudah ada pemain tinggi, sehingga kita beri crossing (umpan silang),” jelasnya.

Kalau musim  sebelumnya, sambung Boaz, Persipura tidak memiliki pemain dengan postur yang tinggi.

Demikian, tim berjuluk Mutiara Hitam itu kerap menampilkan permainan bola satu-dua dari kaki ke kaki.

“Tapi sekarang sudah ada mereka berdua (Artur dan Matheus), sehingga pelatih sampaikan untuk kita lihat momen mereka beridir di mana, kita harus crossing bola.”

“Karena itu adalah keunggulan kita,” pungkasnya. (*)

Editor : Gratianus Silas
#Matheus Silva #Ceposonline.com #Boaz solossa #persipura #Artur Vieira