Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Abdel Gamel Naser • Senin, 15 Juni 2026 | 13:39 WIB
Kaka Jose (tengah) berfoto dengan sejumlah pemuda asal Distrik Heram usai kegiatan diskusi di Obhe Ondoafi Heram, Kota Jayapura, Sabtu (13/6)
Kaka Jose (tengah) berfoto dengan sejumlah pemuda asal Distrik Heram usai kegiatan diskusi di Obhe Ondoafi Heram, Kota Jayapura, Sabtu (13/6)

CEPPOSONLINE.COM, JAYAPURA — Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan kemampuan yang dimiliki kembali disuarakan seorang motivator, Kaka Jose. Dihadapan sekitar 300 pemuda di Distrik Heram, Kota Jayapura, Jose mengajak semua untuk merefleksikan diri dan bangkit demi kemajuan Tanah Papua. 

Hal tersebut dilontarkan dalam kegiatan diskusi bertajuk "Capacity Building Pemuda Heram Bersama Kaka Jose" yang digelar Sabtu (13/6 ) di pelataran rumah adat (Obhe) Ondoafi Heram Kota Jayapura. Kegiatan ini mengusung tema yakni membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Jose meyakini pemuda Papua memiliki kemampuan hanya saja selama ini belum dibangkitkan.

Iapun meminta agar para pemuda jangan hanya menjadi penonton tetapi bagaimana bisa mengubah mindset yang dimulai dari dalam diri masing-masing. Jose Alvan Ohei atau yang akrab disapa Kaka Jose menekankan pentingnya perubahan mindset tanpa harus selalu menyalahkan faktor eksternal atau lingkungan sekitar. Pemuda Heram diingatkan kembali akan identitas mereka yang memiliki rekam jejak sebagai pemimpin.

"Kita harus bahas bagaimana anak Papua bisa bangkit dari dalam, mengubah diri kita sendiri. Kita tidak bisa bilang 'karena ini, karena itu'. Kita harus rubah dari dalam diri untuk bangun bangsa," tutur Jose Alvan Ohei seperti rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Minggu (14/6). Ia menambahkan bahwa semangat ini sejalan dengan jargon pergerakan mereka, yaitu "Pemuda Heram Maju Bersama, Bangun Daerah".

Kaka Jose menyinggung soal realita kehidupan sehari-hari di Papua. Ia menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang lebih senang membicarakan kegagalan orang lain atau merasa tidak senang saat melihat sesamanya meraih keberhasilan. Fenomena ini disebutnya sebagai budaya saling membagikan atau baku over energi negatif. 

"Ada satu yang berhasil, kita bicara dia. Kita kumpul orang-orang untuk baku over energi negatif. Kasihan, dia lagi bahagia, dia punya berkat, dia punya semua, akhirnya jadi surut. Harusnya enerji positif yang ditularkan sehingga komunitas bisa maju sama-sama. Kenapa kita sulit maju, ini karena satu berhasil tapi kita sibuk bicara dia," singgung Kaka Jose.  Ia juga memberikan contoh konkret dalam dunia usaha lokal, di mana ia menyayangkan sikap enggan mendukung usaha yang dirintis oleh sesama anak daerah.

"Lebih banyak tempat di tanah Papua ini, kalau satu bikin kios, yang lain mau beli itu jalan putar jauh sekali, mereka tidak mau ke situ. Malah kita sebarkan keburukan untuk menjatuhkan. Ini makanya kita sendiri susah," ungkapnya.  Ia kemudian membandingkan kondisi tersebut dengan komunitas lain yang memiliki solidaritas ekonomi sangat kuat, di mana satu sama lain akan saling mempromosikan dan mendukung usaha kerabatnya agar sama-sama maju.

Oleh karena itu, ia meminta pemuda Heram untuk membuang jauh-jauh sifat saling menjatuhkan kemudian baku patok dan menggantinya dengan semangat saling menopang baku dukung. Pasalnya, jika terus mempertahankan ego, rasa iri hati, dan saling membunuh karakter, maka anak-anak asli Papua hanya akan menjadi penonton di atas tanahnya sendiri. Hanya merugikan diri sendiri dan kelompok. Jadi sekali lagi, Kaka Jose mengingatkan untuk lebih baik saling mendukung, menularkan energi positif dan percaya jika anak-anak Papua juga bisa bangkit lebih baik.

"Pemuda Heram jangan baku patok , harus baku dukung. Kita baku bunuh, baku tidak senang, iri hati orang lain bikin kios, orang lain membangun, kita tinggal saja jadi penonton. Jangan begini terus, mindset harus dibuat lebih positif dan saling support," tegasnya. Sementara dari kegiatan yang dimulai dari sore hingga malam hari dengan durasi kurang lebih 3 jam ini, Kaka Jose juga membagikan sejumlah buku hasil tulisannya sendiri kepada para pemuda yang hadir. 

Buku-buku tersebut mengulas tentang manfaat hidup serta pengembangan potensi diri generasi muda, yang dikemas lewat berbagai sajian cerita inspiratif. Buku tersebut diberikan secara gratis melalui sesi kuis interaktif bagi mereka yang menyimak materi dengan baik. Berkat pertanyaan yang disiapkan tergolong mudah dan dekat dengan materi pembekalan, para pemuda maupun pemudi tampak antusias dan menjawab seluruh pertanyaan dengan benar. 

Selain mendapatkan buku secara cuma-cuma, para pemenang kuis juga berkesempatan mendapatkan tanda tangan langsung dari Jose Alvan Ohei di lokasi acara. Sementara Kepala Distrik (Kadistrik) Heram, Luis Hendrik Membri, memberikan sambutan terakhir sekaligus menutup rangkaian acara resmi. Luis menyampaikan apresiasi yang tinggi atas jalannya kegiatan dan komitmen para pemuda yang memilih rumah adat (Obhe) sebagai pusat pergerakan dan tempat menimba ilmu. 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Distrik Heram berkomitmen penuh untuk memposisikan pemuda sebagai subjek pembangun daerah. "Pemuda adalah agen perubahan agent of change , bukan objek masalah. Melalui kegiatan capacity building ini, kami berharap pemuda Heram bisa keluar dari zona nyaman, menjauhi penyakit sosial seperti miras dan narkoba, serta mulai fokus mengasah potensi diri demi masa depan Jayapura," ujar Kadistrik Heram menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemuda, pemerintah, dan tokoh adat.

Kegiatan positif ini juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari berbagai elemen pelayan masyarakat lainnya, termasuk kepala kampung hingga para Ondoafi (kepala adat). Dukungan kolektif ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pemuda setempat untuk terus bergerak maju menyongsong momentum perubahan. Di akhir sesi setelah acara resmi ditutup, beberapa pemuda yang telah merintis karya dan usaha kreatif maju ke depan untuk memperkenalkan diri, serta mendapatkan apresiasi langsung dari Kadistrik Heram dan Kaka Jose.(ade)

Editor : Abdel Gamel Naser
#jose #papua barat daya #pemuda #Ceposonline.com