Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pertama Kali Ikut Pesparawi Nasional, Papua Tengah Siap Tampil di 12 Kategori Lomba

Theresia F. Tekege • Senin, 15 Juni 2026 | 11:09 WIB
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Tengah, Mince Tebun Nawipa  (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Tengah, Mince Tebun Nawipa  (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM — NABIRE – Provinsi Papua Tengah siap mencatat sejarah baru dengan mengikuti Pesparawi Nasional XIV yang akan berlangsung di Manokwari, Papua Barat. Keikutsertaan ini menjadi yang pertama bagi Papua Tengah sejak resmi menjadi provinsi baru, dengan kontingen yang akan tampil pada 12 kategori lomba.

Ketua Harian Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Tengah, Mince Tebun Nawipa, mengatakan seluruh persiapan menuju ajang nasional tersebut berjalan dengan baik berkat kerja sama yang solid antara pengurus LPPD tingkat provinsi dan kabupaten.

“Puji Tuhan, saya melihat kerja sama yang sangat baik antara pengurus LPPD Provinsi dan LPPD Kabupaten. Semua proses persiapan dapat berjalan dengan baik karena adanya dukungan dan kebersamaan dari semua pihak,” ujar Mince usai mengikuti acara pelepasan Kontingen Pesparawi Nasional XIV Provinsi Papua Tengah yang dirangkaikan dengan Ibadah Oikumene ASN dan Non-ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, Papua Tengah akan mengirimkan sebanyak 261 peserta. Jika digabungkan dengan pelatih, official, pengurus LPPD, dan panitia, jumlah rombongan yang berangkat ke Manokwari mencapai lebih dari 300 orang.

Mince menjelaskan, kontingen Papua Tengah akan mengikuti 12 kategori lomba yang berasal dari tiga kabupaten. Kabupaten Nabire dan Kabupaten Puncak masing-masing mengikuti lima kategori, sementara Kabupaten Mimika mengikuti dua kategori.

“Ada 12 kategori yang akan kami bawa ke Manokwari. Ini menjadi kebanggaan bagi Papua Tengah karena untuk pertama kalinya kita mengikuti event nasional sebagai provinsi,” katanya.

Untuk keberangkatan, sebagian besar peserta dijadwalkan bertolak ke Manokwari menggunakan kapal laut pada 17 Juni 2026. Sementara peserta dari Kabupaten Puncak dan Mimika akan menggunakan jalur udara. Adapun Gubernur Papua Tengah, Wakil Gubernur, serta Penjabat Sekretaris Daerah dijadwalkan menyusul dengan penerbangan pada 20 Juni untuk menghadiri ibadah pembukaan Pesparawi Nasional.

Lebih lanjut, Mince mengungkapkan bahwa keikutsertaan Papua Tengah dalam Pesparawi bukan semata-mata untuk mengejar prestasi. Ia menilai ajang tersebut juga menjadi wadah pelayanan dan persekutuan untuk memuliakan nama Tuhan.

“Namanya perlombaan, tentu kita semua merindukan menjadi juara. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita memuji dan memuliakan nama Tuhan. Kalau kita sudah memuji Tuhan dan memuliakan nama-Nya, maka prestasi itu akan mengikuti,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjaga sikap rendah hati selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Pesparawi.

“Yang penting ada kerendahan hati seperti yang sudah kita dengar dalam ibadah hari ini. Itu yang harus terus dijaga oleh seluruh peserta,” tambah Mince.

Terkait kesiapan akhir kontingen, Mince memastikan tidak ada kendala berarti yang dihadapi panitia maupun peserta. Menurutnya, seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, meskipun sempat terdapat beberapa penyesuaian terkait administrasi peserta.

“Sejauh ini saya belum menemukan kendala yang berarti. Semua berjalan dengan baik. Hanya sedikit terkait data-data administrasi, tetapi puji Tuhan sampai hari ini semuanya sudah aman dan sedang kami rapikan,” tuturnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Papua Tengah berharap dapat memberikan penampilan terbaik pada ajang Pesparawi Nasional XIV. 

“ Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, keikutsertaan perdana ini diharapkan menjadi momentum untuk menunjukkan semangat pelayanan, persaudaraan, dan penghayatan iman masyarakat Papua Tengah di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Papua Tengah #Ceposonline.com #Pesparawi di Pontianak