Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Jurnalis Pinggiran Gandeng Komite Persiapan Persma USWIM Gelar Diskusi Publik tentang Peran Pers

Theresia F. Tekege • Jumat, 5 Juni 2026 | 20:07 WIB
Mahasiswa USWIM yang tergabung dalam Komite Persiapan UKM Pers mengikuti diskusi publik di Kampus USWIM Nabire. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Mahasiswa USWIM yang tergabung dalam Komite Persiapan UKM Pers mengikuti diskusi publik di Kampus USWIM Nabire. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Kolektif Jurnalis Pinggiran bersama Komite Persiapan Pers Mahasiswa (Persma) Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire menggelar diskusi publik bertajuk “Peranan Pers di Tengah Derasnya Arus Informasi dan Modernisasi” di Kampus USWIM, Jumat (5/6/2026).


Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi jurnalistik sekaligus mensosialisasikan rencana pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pers mahasiswa di lingkungan kampus. Diskusi menghadirkan Ketua UKM USWIM, Yunny Lelly Tumandang, dan Sekretaris Jenderal Kolektif Jurnalis Pinggiran, Yohanes Gobai, sebagai narasumber. Selain itu, komunitas lapak baca turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan berbagai buku bacaan bagi para peserta.


Perwakilan kolektif Jurnalis Pinggiran, Kristin Rejang, mengatakan komunitas tersebut merupakan wadah para jurnalis yang memiliki visi bersama dalam memberikan edukasi dan memperkuat literasi jurnalistik di tengah masyarakat. Menurutnya, kampus menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun budaya keterbukaan informasi dan mengembangkan kemampuan jurnalistik generasi muda.


“Jurnalis Pinggiran merupakan kumpulan jurnalis yang memiliki visi yang sama untuk memberikan edukasi dan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kerja-kerja jurnalistik. Kami hadir untuk mendorong keterbukaan informasi yang dimulai dari lingkungan kampus, dan USWIM menjadi kampus pertama yang kami pilih untuk mendapatkan sentuhan jurnalistik melalui kegiatan ini,” ungkap Kristin.


Ia menjelaskan, diskusi publik tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan keberadaan kolektif Jurnalis Pinggiran kepada mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya Pers Mahasiswa yang aktif dan mandiri di lingkungan USWIM.


“Kami berharap lembaga yang sedang dibentuk ini dapat berjalan dengan baik dan konsisten. Melalui diskusi ini, kami ingin membangkitkan semangat mahasiswa agar lebih aktif mengikuti berbagai kegiatan edukatif. Mudah-mudahan dalam dua hingga tiga bulan ke depan, statusnya tidak lagi sebagai komite persiapan, tetapi sudah menjadi lembaga pers mahasiswa yang resmi,” tegasnya.


Kristin juga mengajak seluruh mahasiswa USWIM untuk memanfaatkan wadah pers mahasiswa sebagai sarana belajar dan berkarya dalam dunia jurnalistik.


“Kami berharap mahasiswa yang ingin bergabung tetap semangat agar unit kegiatan mahasiswa ini dapat berjalan dengan baik. Teman-teman mahasiswa bisa menjadi penulis dan penyebar informasi mengenai berbagai aktivitas kampus yang belum banyak diketahui publik. Semangat ini juga kami harapkan dapat menular ke kampus-kampus lain di Papua Tengah,” lanjutnya.


Sementara itu, koordinator komite persiapan Persma USWIM, Isak Bobii, mengatakan diskusi publik tersebut merupakan bagian dari sosialisasi pembentukan UKM Pers Mahasiswa yang nantinya akan menjadi wadah pengembangan jurnalistik di lingkungan kampus.


“Diskusi publik ini kami laksanakan sebagai bagian dari sosialisasi bahwa ke depan kami akan membentuk UKM Pers Mahasiswa di Kampus USWIM. Lembaga ini nantinya akan mengambil peranan penting dalam kehidupan kampus Universitas Satya Wiyata Mandala,” ujar Isak.


Menurutnya, keberadaan Pers Mahasiswa akan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan menulis, meningkatkan literasi informasi, serta menyuarakan berbagai isu kampus secara profesional dan bertanggung jawab.


Isak berharap seluruh mahasiswa dapat berkomitmen dan terlibat aktif dalam proses pembentukan lembaga tersebut maupun berbagai pelatihan jurnalistik yang akan dilaksanakan ke depan.


“Kami berharap keterlibatan dan konsistensi mahasiswa dalam pers mahasiswa ini semakin kuat. Kami juga mengharapkan partisipasi mereka dalam berbagai pelatihan ke depan. Karena itu, kami berterima kasih kepada teman-teman Kolektif Jurnalis Pinggiran yang memiliki inisiatif mendampingi mahasiswa dalam pengembangan pers mahasiswa,” katanya.


Ia optimistis kehadiran pers mahasiswa di USWIM dapat menjadi wadah yang melahirkan generasi muda yang kritis, kreatif, dan mampu menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.


“Kami ingin pers mahasiswa ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan jurnalistik, memperluas wawasan, dan ikut berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi kampus maupun masyarakat. Karena itu, kami berharap seluruh mahasiswa dapat bersama-sama mengawal proses pembentukannya hingga benar-benar berdiri dan berjalan dengan baik,” tutup Isak. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Papua Tengah #Ceposonline.com #pers